BEKASI.POJOKSATU.ID - Kebutuhan administrasi masyarakat di Kota Bekasi mengalami peningkatan signifikan setelah libur panjang Idul Fitri.
Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kota Bekasi untuk memastikan seluruh layanan publik tetap berjalan optimal, cepat, dan tidak mengalami kendala.
Lonjakan permintaan layanan terlihat di sejumlah instansi strategis seperti Badan Pendapatan Daerah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, hingga Mal Pelayanan Publik.
Warga memanfaatkan momentum usai Lebaran untuk mengurus berbagai keperluan administrasi yang sempat tertunda selama masa libur.
Baca Juga: Bekasi Tetap Jadi Magnet Urbanisasi, Ribuan Pendatang Serbu Kota Penyangga Jakarta Usai Lebaran
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turun langsung memantau jalannya pelayanan di sejumlah titik tersebut guna memastikan aktivitas pelayanan kembali normal.
Ia juga berdialog dengan petugas serta menyapa warga yang sedang mengurus dokumen.
“Kita ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik, cepat, dan tidak berbelit. Setelah libur Idul Fitri, masyarakat tentu memiliki banyak kebutuhan administrasi yang harus segera diselesaikan,” ujar Tri, dikutip dari Radar Bekasi, Jumat 27 Maret 2026.
Menurutnya, lonjakan kebutuhan administrasi merupakan hal yang wajar terjadi setiap usai libur panjang.
Baca Juga: 16 Tahun Summarecon Bekasi, Dari Kawasan Hunian Jadi Pusat Gaya Hidup Modern
Oleh karena itu, kesiapan aparatur menjadi faktor penting agar pelayanan tetap berjalan lancar dan tidak menimbulkan antrean panjang.
Meski sebagian Aparatur Sipil Negara masih menjalankan skema Work From Anywhere, Pemkot Bekasi memastikan hal tersebut tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Tercatat sebanyak 12.152 ASN atau sekitar 62,6 persen bekerja secara WFA, sementara 7.273 lainnya tetap bekerja dari kantor.
Tri menegaskan bahwa sistem kerja fleksibel tersebut telah diatur sedemikian rupa agar pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama.
“Penyesuaian sistem kerja ini tidak boleh mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Saya pastikan seluruh perangkat daerah tetap siaga, sehingga pelayanan publik di Kota Bekasi berjalan normal seperti biasa,” tegasnya.
Selain memastikan kelancaran pelayanan, Tri juga mengingatkan pentingnya sikap profesional dan ramah dari para petugas.
Baca Juga: Plt Bupati Bekasi Tinjau RSUD dan Puskesmas, Pastikan Layanan Kesehatan Optimal Pasca Lebaran
Menurutnya, kualitas pelayanan publik menjadi cerminan langsung kinerja pemerintah di mata masyarakat.
“Pelayanan publik adalah wajah pemerintah. Saya minta seluruh petugas memberikan pelayanan yang terbaik, ramah, dan profesional agar masyarakat merasa nyaman dan terbantu,” tambahnya.
Dengan kesiapan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi optimistis dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat pasca Lebaran tanpa hambatan berarti, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap kualitas layanan yang diberikan.***




