BEKASI.POJOKSATU.ID - Kondisi harga pangan di sejumlah pasar tradisional di Kota Bekasi mulai menunjukkan kestabilan pasca momen Lebaran.

Berdasarkan pantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi, mayoritas harga kebutuhan pokok kini berangsur normal setelah sebelumnya sempat mengalami lonjakan.

Hasil monitoring yang dilakukan di Pasar Baru Bekasi Timur pada awal pekan ini menunjukkan bahwa harga bahan pokok relatif terkendali.

Meski demikian, aktivitas perdagangan di pasar belum sepenuhnya kembali seperti kondisi normal sebelum hari raya.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cikarang Genjot Kepesertaan Pekerja Informal lewat Diskon Iuran

“Harga bahan pokok mulai stabil. Tapi awal pekan ini belum semua pedagang aktif,” ujar Eko Wijatmiko, dikutip dari Radar Bekasi, 31 Maret 2026.

Data yang dihimpun mencatat, harga daging sapi yang sempat melonjak tinggi saat Lebaran kini mengalami penurunan cukup signifikan.

Sebelumnya, harga daging sapi berada di kisaran Rp160 ribu hingga Rp175 ribu per kilogram.

Namun saat ini, harga sudah turun menjadi sekitar Rp100 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram.

Baca Juga: TPU Perwira Terjebak Perumahan, Bekasi Krisis Lahan Makam, Proyek 30 Hektare Pun Tersendat Akses Jalan

Penurunan harga ini menjadi indikator mulai pulihnya distribusi pasokan serta berkurangnya lonjakan permintaan pasca Lebaran.

Kondisi ini juga memberikan dampak positif terhadap daya beli masyarakat.

Namun demikian, tidak semua komoditas menunjukkan tren penurunan.

Cabai rawit merah justru masih mengalami kenaikan harga, meski dalam skala terbatas. Dari sebelumnya Rp70 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp75 ribu per kilogram.

“Secara umum stabil, hanya cabai rawit merah yang masih naik,” jelas Eko.

Selain faktor harga, kondisi aktivitas pedagang juga menjadi perhatian dalam pemantauan ini.

Hingga awal pekan, belum seluruh pedagang kembali berjualan di pasar, yang berdampak pada dinamika transaksi dan ketersediaan barang di lapak.

Baca Juga: Per 29 Maret 2026, Arus Balik Lebaran 2026 Masih Meningkat

Situasi ini dinilai wajar mengingat sebagian pedagang masih dalam masa libur Lebaran.

Namun, seiring berjalannya waktu, aktivitas pasar diperkirakan akan kembali normal dan jumlah pedagang yang beroperasi akan meningkat.

Dengan mulai stabilnya harga pangan dan kembalinya distribusi pasokan, pemerintah daerah berharap kondisi pasar tradisional di Bekasi dapat segera pulih sepenuhnya.

Stabilitas harga dan kelancaran aktivitas perdagangan menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan ekonomi masyarakat pasca Lebaran.***