BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kota Bekasi menunjukkan respons cepat dalam menangani dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah Mustikajaya.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turun langsung ke lokasi untuk memastikan penanganan berjalan maksimal dan kebutuhan warga terdampak segera terpenuhi.

Didampingi Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi, Wali Kota meninjau sejumlah titik yang mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang.

Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam merespons kondisi darurat yang terjadi di lapangan.

Baca Juga: Puluhan Jabatan Kosong, Pelayanan Publik di Bekasi Terancam Terganggu

Kerusakan yang terjadi didominasi pada bagian atap rumah warga, sementara beberapa titik juga mengalami gangguan akibat pohon tumbang dan pemadaman listrik.

Kondisi tersebut sempat mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan.

Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi, mengatakan bahwa proses penanganan langsung dilakukan sejak awal kejadian, termasuk pendataan kerusakan untuk menentukan langkah lanjutan.

“Data sudah kami kantongi, sekarang masuk tahap verifikasi lapangan. Kita cek satu per satu, mana kerusakan ringan dan mana yang berat,” ujarnya, dikutip dari Radar Bekasi, 15 April 2026.

Baca Juga: Kasus Pencurian Motor PCX di Warkop, Polisi Ringkus 5 Pelaku Berkat Rekaman CCVTV

Pemerintah Kota Bekasi juga langsung menyiapkan skema bantuan bagi warga terdampak.

Melalui kerja sama dengan Baznas, bantuan perbaikan rumah disiapkan hingga Rp40 juta per unit, terutama untuk kerusakan pada bagian atap dan struktur bangunan.

Langkah cepat ini menjadi bagian dari upaya memastikan warga tidak berlama-lama berada dalam kondisi tidak layak huni, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang masih tinggi.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa seluruh jajaran harus bergerak sigap dalam menangani dampak bencana dan tidak menunda proses bantuan kepada warga.

“Jangan sampai ada warga yang harus tinggal tanpa atap di tengah potensi hujan yang masih tinggi,” tegasnya.

Selain penanganan fisik, pemerintah juga memastikan koordinasi lintas instansi berjalan optimal, termasuk dalam pemulihan akses jalan dan jaringan listrik yang sempat terganggu.

Baca Juga: TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Pemkab Bekasi Respons Keluhan Warga soal Pencemaran

Upaya percepatan ini dinilai krusial agar kondisi di lapangan segera pulih dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Pemerintah juga menargetkan proses verifikasi hingga penyaluran bantuan dapat dilakukan secepat mungkin.

Dengan langkah responsif ini, Pemkot Bekasi berharap dampak bencana dapat diminimalisir dan warga terdampak dapat segera kembali menempati rumah mereka dengan aman dan nyaman.***