BEKASI.POJOKSATU.id - Di balik ambisi menanam 3 juta pohon, Pemerintah Kota Bekasi juga menyiapkan strategi khusus untuk memastikan keberlangsungan tanaman, terutama menghadapi tantangan musim kemarau.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengakui bahwa tingkat keberhasilan pertumbuhan pohon menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, selain penanaman, aspek perawatan menjadi fokus penting dalam program penghijauan ini.

Salah satu langkah yang didorong adalah pembangunan sumur resapan di setiap lingkungan. Infrastruktur ini dinilai mampu menjaga ketersediaan air tanah sekaligus mendukung pertumbuhan pohon serta mengurangi risiko banjir.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Targetkan 3 Juta Pohon, Gerakan Penghijauan Libatkan Warga dan Komunitas

“Kita tidak hanya menanam, tapi memastikan pohon ini tumbuh dan memberi manfaat. Sumur resapan menjadi solusi sederhana namun berdampak besar untuk menjaga siklus air dan keberlangsungan ruang hijau,” jelas dia, Jumat, 24 April 2026.

Kegiatan penanaman pohon yang melibatkan berbagai unsur masyarakat juga diharapkan menjadi sarana edukasi publik tentang pentingnya menjaga lingkungan secara kolektif.

Dengan pendekatan berkelanjutan, Pemkot Bekasi optimistis program ini mampu menciptakan kota yang lebih hijau, sejuk, dan tangguh terhadap perubahan iklim.***