BEKASI.POJOKSATU.id - Sejumlah jemaah calon haji kembali menyoroti kualitas perlengkapan yang diterima, khususnya tas selempang yang digunakan untuk membawa barang penting selama ibadah.

Tas tersebut diketahui menjadi perlengkapan utama untuk menyimpan berbagai kebutuhan seperti paspor, syal, handuk kecil, uang tunai, hingga botol minum saat berada di Tanah Suci.

Salah satu jemaah calon haji asal Bekasi, Susilowati, mengaku kecewa karena tali tas yang diterimanya sudah putus sebelum sempat digunakan. Padahal, tas tersebut baru saja diterima menjelang keberangkatan.

Baca Juga: Musim Haji Datang, Jasa Reparasi Tas di Asrama Haji Bekasi Kebanjiran Pelanggan

Menurutnya, kualitas bahan dan jahitan dinilai kurang kuat sehingga mudah rusak.

“Talinya tipis dan jahitannya tidak kokoh,” ujarnya, Rabu, 6 Mei 2026.

Kondisi tersebut membuatnya khawatir tas tidak mampu menahan beban perlengkapan selama ibadah. Untuk menghindari risiko kerusakan lebih lanjut, ia akhirnya memilih memperbaiki tas tersebut dengan biaya pribadi.

Susilowati menyebut, biaya perbaikan yang dikeluarkan mencapai Rp70 ribu, meliputi penggantian tali dan penambahan tali pinggang. Rinciannya, Rp35 ribu untuk satu tali dan Rp35 ribu untuk tambahan tali penyangga.

Baca Juga: KAI Siapkan Trauma Healing untuk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Keluhan serupa juga mulai bermunculan dari calon jamaah lainnya. Mereka berharap perlengkapan haji yang diberikan ke depan memiliki kualitas lebih baik agar aman dan nyaman digunakan selama menjalankan ibadah.**"