BEKASI.POJOKSATU.id - Jalur Potensi Akademik dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Manusia Unggul (Maung) Jawa Barat di SMAN 1 Bekasi tercatat minim peminat. Padahal, jalur ini dirancang untuk menjaring peserta didik dengan kemampuan intelektual tinggi.
Wakil Kepala SMAN 1 Bekasi, Sukiman, mengatakan jumlah peserta yang lolos verifikasi pada jalur Potensi Akademik belum mampu memenuhi kuota yang tersedia.
"Memang yang paling sedikit itu di jalur Potensi Akademik," ujar Sukiman, Rabu, 10 Juni 2026.
Berdasarkan data sekolah, hanya terdapat 25 peserta yang dinyatakan lolos verifikasi, sementara kuota yang disediakan mencapai 38 kursi.
Baca Juga: 20 Persen Sekolah Swasta di Kota Bekasi Siap Ikuti Program Sekolah Swasta Gratis
"Untuk jalur Potensi Akademik, yang terverifikasi hanya 25 peserta. Sementara kuotanya 38," katanya.
Menurut Sukiman, jalur tersebut memiliki persyaratan khusus yang cukup ketat. Calon peserta didik diwajibkan memiliki skor IQ minimal 130, tingkat kreativitas tinggi, serta komitmen kuat terhadap tugas akademik.
"Jalur ini memang diperuntukkan bagi siswa dengan kemampuan intelektual tinggi, kreativitas yang baik, dan kesiapan menjalani tuntutan akademik," jelasnya.
Kondisi serupa juga terjadi pada Jalur Kompetensi Akademik Kejuaraan. Dari kuota sebanyak 77 kursi, hanya 21 peserta yang berhasil lolos tahap verifikasi administrasi.
Fenomena ini menjadi sorotan terkait kesiapan calon siswa dalam mengikuti seleksi sekolah unggulan berbasis kompetensi di Jawa Barat.
Baca Juga: Polsek Pondok Gede Edukasi Pelajar SMAN 5 Bekasi, Cegah Tawuran dan Kenakalan Remaja
Minimnya peminat pada jalur Potensi Akademik juga menjadi evaluasi tersendiri karena jalur tersebut dirancang untuk mengakomodasi siswa dengan kecerdasan intelektual di atas rata-rata.
Meski demikian, proses seleksi SPMB Maung Jawa Barat masih terus berlangsung sesuai tahapan yang telah ditetapkan.***




