BEKASI.POJOKSATU.id - Seekor monyet ekor panjang yang lepas dari rumah pemiliknya di Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, sempat membuat warga resah setelah dilaporkan menggigit seorang warga dan berkeliaran di area permukiman.

Komandan Regu Rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Rahmat, membenarkan adanya insiden gigitan yang dialami warga akibat perilaku agresif satwa tersebut.

"Ya, sempat ada yang digigit," ujar Rahmat kepada awak media, Jumat, 12 Juni 2026.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Usulkan Penambahan Armada dan Jalur Transjabodetabek karena Tingginya Permintaan

Rahmat menjelaskan, monyet tersebut telah berkeliaran di lingkungan warga selama tiga hari. Selama itu, hewan tersebut beberapa kali menunjukkan perilaku agresif dengan mengejar warga yang melintas di sekitar permukiman.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat setempat. Seorang mahasiswi berinisial ANL (21 tahun) kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Damkar Kota Bekasi pada Rabu, 10 Juni 2026.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi mendatangi lokasi di Jalan Chairil Anwar RT 8 RW 8, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur. Korban yang mengalami gigitan dilaporkan telah mendapatkan penanganan medis ringan.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Minta DKI Tak Cabut Subsidi Transjabodetabek demi Ringankan Beban Pekerja

"Informasinya korban menjalani perawatan ringan. Karena monyet tersebut sering mengejar warga, akhirnya masyarakat melaporkannya ke Damkar," kata Rahmat.

Proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam. Petugas menggunakan metode jerat untuk menangkap monyet tersebut karena perilakunya yang cukup agresif. Upaya penyelamatan dilakukan secara hati-hati guna menghindari risiko bagi warga maupun petugas di lapangan.

Setelah berhasil diamankan, monyet tersebut dibawa oleh petugas Damkar untuk selanjutnya menjalani masa karantina. Satwa itu nantinya akan diserahkan kepada pihak yang berkompeten di bidang penyelamatan primata sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat yang sesuai.

"Monyet tersebut dibawa oleh Damkar setelah dievakuasi. Nantinya akan ada pihak pecinta satwa primata yang mengambil untuk dikarantina sebelum dilepasliarkan kembali ke habitatnya," pungkas Rahmat.***