BEKASI.POJOKSATU.id -  Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bekasi menyoroti berbagai dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk isu yang belakangan menjadi perhatian publik terkait perilaku LGBT.

Organisasi keagamaan tersebut menilai penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai moral menjadi langkah penting dalam menghadapi berbagai tantangan sosial saat ini.

Wakil Ketua PCNU Kota Bekasi, Muhammad Jufri, mengatakan perubahan lingkungan sosial, perkembangan teknologi, serta beragam pengaruh yang muncul di tengah masyarakat menjadi tantangan tersendiri, khususnya bagi generasi muda.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Perkuat Efisiensi, Terapkan WFH Jumat dan Kurangi Mobilitas Kendaraan Dinas

Karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan untuk memperkuat karakter dan nilai keagamaan sebagai fondasi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ini menjadi catatan penting bagi kita semua. Penguatan nilai-nilai moral dan keagamaan harus terus dilakukan secara konsisten melalui pendidikan dan pembinaan di masyarakat,” ujar Jufri, Rabu, 17 Juni 2026.

Menurutnya, lembaga pendidikan memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Selain memberikan pengetahuan akademik, sekolah juga diharapkan mampu menanamkan sikap, etika, dan kepribadian yang baik kepada para siswa.

“Sekolah dan lembaga pendidikan harus menjadi benteng moral. Bukan hanya transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter yang kuat,” katanya.

Jufri menambahkan, PCNU Kota Bekasi berkomitmen terus mengoptimalkan peran organisasi melalui berbagai kegiatan dakwah, pendidikan, dan pembinaan keagamaan yang menyasar masyarakat luas.

Baca Juga: Perbaikan Jalan Tol Jagorawi Digelar hingga 22 Juni, Sejumlah Lajur Ditutup Sementara

Selain itu, PCNU juga mendorong adanya sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan Islam, serta lembaga pendidikan dalam merespons berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

“Perlu ada sinergi semua pihak. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam menghadapi persoalan sosial di tengah masyarakat,” tegasnya.

PCNU menilai pendekatan preventif melalui penguatan pendidikan karakter sejak usia dini menjadi langkah yang lebih efektif dibandingkan hanya bersikap reaktif terhadap fenomena sosial yang muncul.

Melalui kolaborasi berbagai pihak, organisasi tersebut berharap ketahanan sosial dan moral masyarakat dapat semakin kuat serta mampu mencetak generasi muda yang berkarakter, berakhlak, dan berdaya saing.***