BEKASI.POJOKSATU.id — Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, melakukan pendataan terhadap pohon-pohon yang berpotensi tumbang di sejumlah wilayah sebagai langkah pencegahan setelah insiden pohon tumbang di kawasan Perumahan Kemang Pratama, Rawalumbu.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, pendataan dan investigasi dilakukan untuk mengetahui kondisi pohon yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

"Saya hari ini langsung meminta kepada Kepala Bidang Pertamanan untuk melakukan investigasi terkait dengan pohon-pohon yang ada," kata Tri saat ditemui di kantor pelayanan Bekasi Timur, Selasa (15/9/2026).

Tri mengatakan instruksi tersebut telah diberikan sejak Senin malam, setelah pohon tumbang terjadi di kawasan Kemang Pratama.

"Yang jelas, tadi malam saya sudah minta dilakukan investigasi. Hari ini petugas mungkin sedang jalan," ujarnya.

Menurut dia, petugas akan melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi pohon-pohon yang kondisinya dinilai berisiko tumbang.

Baca Juga : Pengendara Motor Tertimpa Pohon Tumbang di Kemang Pratama Bekasi, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Hasil pendataan tersebut selanjutnya menjadi bahan evaluasi Pemkot Bekasi untuk menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

Tri juga mengajak masyarakat melaporkan pohon yang dinilai rawan tumbang di lingkungan tempat tinggal maupun fasilitas umum.

"Bagi warga masyarakat yang bisa memberikan laporan, tidak ada masalah. Kami pasti akan menurunkan tim untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh," katanya.

Ia menegaskan laporan masyarakat akan menjadi salah satu bahan bagi petugas dalam melakukan evaluasi kondisi pohon di wilayah Kota Bekasi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mitigasi untuk mengurangi risiko pohon tumbang yang dapat membahayakan warga, kendaraan, maupun pengguna jalan.

Sebelumnya, pohon tumbang terjadi di kawasan Perumahan Kemang Pratama, Rawalumbu, Kota Bekasi, Senin (14/9/2026) sore.

Diketahui bahwa dalam kejadian tersebut menyebabkan sejumlah kendaraan terdampak dan menjadi perhatian pemerintah daerah.***