BEKASI.POJOKSATU.id - PT Pertamina EP memastikan kerja sama operasi (KSO) dengan PT Minyak dan Gas Bumi (Perseroda), yang sebelumnya bernama PD Migas Kota Bekasi, dalam pengelolaan Lapangan Jatinegara telah berakhir pada Februari 2026.
Penjelasan tersebut disampaikan Pertamina EP di tengah proses penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan BUMD migas Bekasi melalui kerja sama operasi pada periode 2009-2024.
Manajer Communication Relations & CID PT Pertamina EP Pinto Budi Bowo Laksono menjelaskan, PT Minyak dan Gas Bumi Perseroda merupakan mitra KSO Pertamina EP dalam pengelolaan Lapangan Jatinegara hingga masa kerja sama tersebut berakhir.
Baca Juga: Penyidik Kejagung Geledah Kantor Pemkot dan PT Migas Kota Bekasi
"PT Minyak dan Gas Bumi Perseroda (sebelumnya PD Migas Kota Bekasi) merupakan mitra kerja sama operasi PT Pertamina EP untuk area operasi Lapangan Jatinegara sampai dengan Februari 2026," kata Pinto, Selasa 22 September 2026.
Setelah kontrak KSO berakhir, pengelolaan kegiatan operasional di Lapangan Jatinegara sepenuhnya dilanjutkan oleh Pertamina EP secara mandiri.
"Seiring berakhirnya masa kontrak KSO tersebut, keberlanjutan operasional Lapangan Jatinegara dikelola oleh Pertamina EP (own operation), mulai Februari 2026," ujarnya.
Mengenai penyidikan yang tengah dilakukan Kejagung, Pinto menyatakan Pertamina EP menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
Pertamina EP juga memastikan akan mendukung dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam proses penegakan hukum tersebut.
Baca Juga: Bapenda Kota Bekasi Serahkan Dokumen Pendapatan Migas kepada Penyidik Kejagung
"Perusahaan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan siap untuk bekerja sama," katanya.
Di sisi lain, Pinto menegaskan Pertamina EP tetap menjalankan kegiatan operasional dan bisnis dengan mengutamakan prinsip transparansi serta akuntabilitas.
Menurutnya, prinsip tersebut merupakan bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG).
"Pertamina EP berkomitmen untuk menjalankan operasi dan bisnis dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas, sesuai praktik tata kelola perusahaan yang baik," kata Pinto.***




