POJOKSATU.id, KOTA BEKASI - Kasus pembunuhan yang menelan 2 korban menggemparkan warga Kota Bekasi. Pasalnya, kedua korban dicor semen.
Korban adalah Yusi Purawati, 48 tahun, dan Heni Purwaningsih, 47 tahun. Mereka berdua diduga dibunuh dengan badik oleh pelaku berinisial P.
Berikut ini merupakan fakta kasus pembunuhan yang menggemparkan masyarakat karena terbilang keji:
Kedua korban teman SMP, sementara Yusi dengan P adalah teman SMA
Yusi pamit kepada suami hendak berangkat mengaji bersama dengan Heni, teman SMP-nya.
Mereka hendak mengaji di wilayah Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat.
BACA JUGA: Yusi, Salah Seorang Korban Pembunuhan Cor di Bekasi Dikenal Gemar Menolong
Rupanya, setelah pulang mengaji Yusi dan Heni ke kediaman P di Kampung Bulan Sentul, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara.
P adalah teman Yusi semasa SMA.
Pelaku jalan beriringan dengan korban
Dalam rekaman CCTV, tampak pelaku menggunakan motor masuk gang rumahnya lebih dulu, diikuti kedua korban.
Kemudian mereka berhenti di rumah tempat pelaku P sudah mengontrak selama 3 tahun belakangan.
Dari rekaman CCTV itu tampak kedua korban memasuki rumah didahului P.
P kerja di toko material dan beli bahan material sebelum kejadian
P diketahui terlilit utang dengan korban Yusi. P bekerja di salah satu toko material.
Dalam rekaman CCTV terlihat mobil mengangkut batu kerikil, semen dan pasir datang ke rumah P.
Rupanya, bahan itu yang digunakan untuk mengubur kedua korban setelah dihabisi.
Tetangga P juga melihat ada bongkar muat bahan material di rumah itu pada Minggu sore.
Meski P bekerja di toko material, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki memastikan material tidak dibeli di tempat pelaku bekerja.
P mencoba bunuh diri usai melakukan aksinya
P menyayat nadinya sehingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Nahas, dalam perjalanan menuju RSUD Kota Bekasi, P mengembuskan napas terakhir.
Salah seorang korban tidak berbusana
Polisi membenarkan informasi ini. Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki masih belum mengetahui korban yang mana yang tanpa busana.
Karena kondisi mayat yang dicor, maka polisi agak sulit untuk membuktikannya.
Namun demikian, Polres Bekasi Kota masih mendalami kasus ini. (Andi Saddam/Adika F Utomo)




