BEKASI.POJOKSATU.id – Anggota DPRD Jawa Barat, Ade Puspitasari, menghadiri kegiatan Sapa Warga Berbasis Budaya yang digelar di wilayah Bekasi Selatan pada Sabtu, 3 Januari 2026.
Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus upaya memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal, khususnya budaya Betawi yang telah lama hidup dan berkembang di Kota Bekasi.
Acara tersebut disambut antusias oleh warga setempat. Kehadiran masyarakat dari berbagai kalangan menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap warisan budaya masih tertanam kuat di tengah kehidupan perkotaan yang semakin modern.
Dalam sambutannya, Ade Puspitasari menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada masyarakat Bekasi Selatan yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Ia menilai, Sapa Warga Berbasis Budaya bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk merawat identitas dan sejarah daerah.
Baca Juga: Wali Kota Bekasi Sidak Penataan Ducting Kabel dan Reklame di Jatiasih
“Budaya Betawi adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah dan identitas Kota Bekasi. Secara historis dan geografis, Bekasi merupakan wilayah penyangga Jakarta yang sejak lama menjadi ruang hidup masyarakat Betawi,” ujar Ade, Minggu, 4 Januari 2026.
Menurutnya, meskipun Kota Bekasi berada di Provinsi Jawa Barat, pelestarian budaya Betawi merupakan bentuk penghormatan terhadap akar sejarah, keberagaman, serta jati diri masyarakat. Ia menekankan bahwa budaya bukan hanya tentang kesenian, tetapi juga nilai-nilai luhur yang diwariskan lintas generasi.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga mewariskan nilai kebersamaan, toleransi, dan kearifan lokal kepada generasi muda,” tambahnya.
Ade Puspitasari berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan masyarakat sekaligus membangun Kota Bekasi yang berbudaya dan berkarakter. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat kekayaan budaya lokal sebagai modal sosial dalam pembangunan daerah.
Baca Juga: 168 Anggotanya Naik Pangkat, Ini Pesan Kapolres Metro Bekasi Kota
Kegiatan Sapa Warga Berbasis Budaya ini menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan pembangunan, serta menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat dengan nilai-nilai kebersamaan dan identitas lokal.***




