POJOKSATU.id - Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi Soekandar Ghazali meminta kepada pihak kepolisian mengusut tuntas kasus penembakan yang terjadi di Kantor Pusat MUI.

Seseorang secara membabi-buta melepaskan penembakan di kantor pusat MUI yang berada di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa, 25 Mei 2023.

Aksi penembangkan berlangsung ketika pengurus MUI Pusat sedang membahas tentang suatu pondok pesantren yang belum lama ini viral.

"Ya kita minta dari kepolisian Polri sampai tingkat polsek untuk tuntaskan persoalan itu," ungkap Ghazali saat dihubungi pojoksatu.id.

BACA JUGA: DPR Kutuk Keras Penyerangan Kantor MUI, Polisi Diminta Segera Usut Tuntas

"Karena negara kita bukan negara barbar, negara kita negara hukum, ini harus dituntaskan. Walaupun pelaku sudah mati pasti polisi tahu lah siapa (dalangnya)," tambah dia.

Sementara itu, dia menyesali aksi penembakan yang terjadi di Kantor MUI pusat itu sendiri. Sebab, MUI itu sendiri merupakan tempat berkumpulnya para alim Ulama.

"Tapi yang jelas saya menyesalkan terjadinya penembakan di MUI Pusat. Kemudian terkait terbunuhnya itu terduga pelaku, itu tentu dalangnya ngak ketahuan, kalo masih hidup mungkin bisa tahu siapa dibalik aksi itu," demikian kata dia.

Penulis: Adika F. Utomo
Editor: Andi Saddam