BEKASI.POJOKSATU.id - Selama pelaksanaan rekayasa lalu lintas di Jalan Ir. H. Juanda, Dinas Perhubungan Kota Bekasi menyiapkan sejumlah jalur alternatif untuk mengurai kepadatan kendaraan, khususnya di sekitar Stasiun Bekasi.

Sekretaris Dishub Kota Bekasi, Teguh Indrianto, menyampaikan bahwa kendaraan yang biasanya melintas di Jalan Juanda akan dialihkan melalui empat ruas utama, yakni Jalan Kemakmuran, Jalan Ahmad Yani, Jalan M. Hasibuan, dan Jalan R.A. Kartini sebelum kembali ke jalur semula.

“Arus lalu lintas akan kami alihkan melalui Jalan Kemakmuran, Jalan Ahmad Yani, Jalan M. Hasibuan, dan Jalan R.A. Kartini,” jelasnya, Rabu, 8 April 2026.

Baca Juga: DPRD Kota Bekasi Soroti BPJS Karyawan RSUD Tak Aktif, Desak Manajemen Bertindak Cepat

Pengalihan ini juga difokuskan untuk kendaraan berdimensi besar agar tidak memperparah kepadatan di titik-titik rawan.

“Kendaraan besar kami prioritaskan untuk melalui jalur alternatif yang lebih aman dan memungkinkan,” katanya.

Selain itu, Dishub juga mengatur skema pergerakan di sejumlah simpang strategis. Dari Simpang Pemda menuju Simpang Bulan-Bulan, kendaraan diarahkan melalui Jalan Kemakmuran, Jalan Veteran, hingga Jalan R.A. Kartini. Sementara arus dari Simpang Bulan-Bulan menuju Kranji dialihkan melalui Jalan K.H. Masyuro, Jalan Veteran, dan Jalan Rawa Tembaga.

Baca Juga: Pemasangan JPO di Depan Stasiun Bekasi, Dishub Terapkan Contraflow hingga Penutupan Total

Dishub turut melakukan penutupan bukaan median jalan guna mengurangi konflik arus dan meningkatkan keselamatan. Sosialisasi pun telah dilakukan melalui pemasangan spanduk di sejumlah titik, termasuk kawasan Taman Cut Meutia hingga Simpang Bulak Kapal.

Masyarakat diimbau menyesuaikan rute perjalanan serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran selama rekayasa lalu lintas berlangsung.***