BEKASI.POJOKSATU.ID - Pergerakan pemudik dari wilayah Jabodetabek mulai terlihat di jalur Kalimalang, Kota Bekasi, pada Rabu 18 Maret 2026. Peningkatan arus kendaraan mulai terasa, khususnya pada malam hari.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Parwoto, menyebut lonjakan volume kendaraan didominasi oleh sepeda motor yang menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Malam ini terdapat peningkatan jumlah volume kendaraan yang didominasi roda dua dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur," ujar Parwoto, Rabu, 18 Maret 2026.

Ia menjelaskan, selain Kalimalang, terdapat dua jalur utama lainnya di Kota Bekasi yang menjadi lintasan pemudik.

Baca Juga: Bekasi Ditinggal Mudik 60 Persen Warga, Pemkot Bekasi Minta Pendatang Punya Keahlian

"Untuk di wilayah Kota Bekasi sendiri memiliki tiga jalur yang digunakan untuk lintasi pemudik," katanya.

Ketiga jalur tersebut meliputi jalur utara melalui kawasan Harapan Indah yang mencakup Jalan Sultan Agung, Jalan Sudirman, Jalan Ahmad Yani, Jalan Cut Meutia, Ir Djuanda, Bulak Kapal hingga Tambun.

Kemudian jalur tengah melalui Kalimalang yang melintasi Jalan KH Noer Ali, Jalan Hasibuan, Jalan Margahayu hingga kawasan Grand Wisata.

Sementara jalur selatan mengarah ke Bogor, melewati Jalan Siliwangi, Jalan Cut Meutia, Jalan Djuanda, Bulak Kapal hingga Tambun.

Baca Juga: 9.119 Pemudik Padati Stasiun Bekasi, Wali Kota Sebut Hari Ini Puncak Arus Mudik

Untuk mengantisipasi kepadatan, kepolisian telah menyiapkan personel di sejumlah titik persimpangan guna memastikan arus lalu lintas tetap terkendali.

"Seluruh anggota disiapkan di persimpangan jalan antisipasi kepadatan arus pemudik yang melintas," tutupnya.***