BEKASI.POJOKSATU.id – Kecamatan Bekasi Barat mencatat jumlah pemain judi online (Judol) terbanyak di Kota Bekasi. Mengacu pada data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), wilayah tersebut menempati posisi ketiga secara nasional dengan total 14.646 pemain.

Pelaksana Tugas Camat Bekasi Barat, Dewi Astiyanti, menyebut mayoritas pelaku berasal dari kelompok ekonomi menengah ke bawah. Ia juga mengungkapkan adanya keterlibatan anak usia sekolah, meski jumlahnya sangat kecil, sekitar 0,01 persen.

Untuk menekan maraknya judi online, Dewi menyatakan akan segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Polsek Bekasi Kota, para ketua RT/RW, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Baca Juga: Wali Kota Bekasi Pastikan Turap Ambruk di Jembatan Nol Diperbaiki Tanpa Bebani APBD

“Kami ingin semua elemen bergerak bersama memberantas judi online,” ujarnya pada Selasa, 9 Desember 2025.

Dewi menegaskan bahwa persoalan judi online sangat serius karena berdampak besar terhadap kondisi ekonomi keluarga, keretakan rumah tangga, gangguan kesehatan mental, hingga potensi meningkatnya tindak kriminalitas. Ia menilai upaya penanganan harus menjadi agenda prioritas pemerintah daerah.

Ia juga mengimbau warga Bekasi Barat untuk menjauhi segala bentuk perjudian, baik online maupun offline, dan menegaskan bahwa tidak ada cara instan untuk memperoleh uang dalam jumlah besar. Pesan tersebut, kata Dewi, akan terus disampaikan dalam setiap kegiatan yang melibatkan masyarakat.

“Dengan pengawasan yang lebih kuat serta langkah pencegahan yang intensif, kami optimistis angka pemain judi online di Bekasi Barat bisa ditekan,” demikian kata dia.***