BEKASI.POJOKSATU.id - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Bekasi Kota berikan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) meninggal dunia, dan beasiswa kepada ahli waris petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) atas nama Abdul Khoir.
Penyerahan santunan diberikan secara simbolis oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota, Uus Supriyadi, dan Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad, bertepatan dengan apel peringatan HUT Satpol PP ke-74 dan Satlinmas ke-62 di Plaza Pemkot Bekasi, Selasa (11/6/2024).
Uus Supriyadi mengatakan bahwa santunan yang diberikan berupa santunan JKK meninggal dunia sebesar Rp262.000.000 dan beasiswa untuk satu orang anak maksimal sebesar Rp76.500.000. Sehingga total santunan yang diberikan adalah sebesar Rp338.500.000.
"Kami turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Abdul Khoir dari Satpol PP Kota Bekasi, dan kami juga berterimakasih kepada Pemkot Bekasi yang konsisten mendukung BPJS dalam melindungi pegawainya," kata Uus usai mengikuti acara apel.
Ia menjelaskan, dari data yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota, sudah tercatat 11.242 TKK Kota Bekasi yang terlindungi BPJS Ketenagakerjaan pada tahun Anggaran 2024. Untuk peserta dari Satpol PP Kota Bekasi sendiri mencapai 1.729 orang.
Hingga saat ini mereka terdaftar sebagai peserta Program JKK dan Jaminan Kematian (JKM). Ke depannya ia berharap agar Pemkot Bekasi mampu memberikan tambahan program Jaminan Hari Tua (JHT) dengan iuran sebesar 5,7 persen dari upah pekerja.
"Saat ini baru JKK dan JKM, ke depannya semoga bisa ditambahkan dengan program JHT agar TKK bisa mendapatkan manfaat penuh. Mendapatkan tabungan pada saat berhenti bekerja, dan perlindungan yang paripurna," jelas Uus.
Sementara itu, istri almarhum sebagai ahli waris, Nurul Fatimah mengaku berterima kasih atas santunan yang diberikan kepadanya. Dari dua buah hatinya, ia berharap anak pertamanya yang masih sekolah bisa meneruskan ayahnya bertugas di Satpol PP ke depannya.
"Mudah-mudahan anak saya bisa ikut kerja disini juga (Satpol PP), sekolah lebih tinggi, dan meneruskan bapaknya yang sudah bertugas 15 tahun di Satpol PP," harap warga Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi ini. (Mas)



