BEKASI.POJOKSATU.ID - Camat Medan Satria, Budi Rahman, menunjukkan respons cepat terhadap laporan warga Kampung Rawa Pasung, Kelurahan Kalibaru, terkait parkir kendaraan usaha yang dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan.

Tanpa menunggu lama, ia turun langsung ke lokasi bersama aparat gabungan untuk memastikan aduan masyarakat segera ditindaklanjuti.

Peninjauan lapangan dilakukan pada Kamis 19 Februari 2026 menyusul keluhan warga mengenai kendaraan operasional usaha yang kerap parkir sembarangan hingga mempersempit akses jalan.

Baca Juga: Dari Kolong Fly Over Jadi Ruang Kreatif, Skatepark Bekasi Diserbu Anak Muda Saat Ramadan

Kondisi tersebut disebut meresahkan karena mengganggu aktivitas warga, terutama saat jam sibuk.

Didampingi jajaran kelurahan, Kepala UPTD Pengawasan Bangunan Wilayah I, Kasi Trantib, Satpol PP, serta Ketua RT dan RW setempat, Budi mengecek langsung titik-titik yang dilaporkan.

Ia juga berkomunikasi dengan pihak usaha yang disebut dalam aduan warga untuk mencari solusi bersama.

Baca Juga: Bhabinkamtibmas Karangmekar Ajak Warga Hubungi Call Center 110 Jika Ada Laporan

“Saya sudah komunikasi dengan salah satu pihak yang dilaporkan warga atas parkir kendaraan yang mengganggu,” ujar Budi Rahman, dikutip dari Radar Bekasi, 20 Februari 2026.

Menurutnya, pemerintah kecamatan tidak akan membiarkan laporan warga berlarut tanpa kepastian.

Setiap aduan, baik yang menyangkut pelaku usaha maupun pihak lain, akan ditindaklanjuti melalui pengecekan langsung dan dialog terbuka.

Baca Juga: Datang sebagai Pembeli, Pria Ini Justru Curi Uang Pedagang Lansia di Bekasi

“Kita pasti tindak lanjuti aduan warga. Baik itu pengusaha atau pihak lainnya, semuanya akan kita komunikasikan dengan baik,” tegasnya.

Langkah turun langsung ke lapangan dinilai sebagai bentuk keseriusan pemerintah kecamatan dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan permukiman.

Budi menegaskan bahwa pemerintah tidak berpihak kepada salah satu pihak, melainkan berupaya mencari jalan tengah yang adil.

“Kita cari jalan terbaik agar semua pihak memiliki kepastian dan hak yang sama,” tambahnya.

Ia menjelaskan, hasil pertemuan dan pengecekan lapangan akan menjadi dasar dalam menentukan langkah selanjutnya.

Baca Juga: Tempat Berburu Takjil di Bekasi, Ini 9 Lokasi Favorit Saat Bulan Ramadan

Opsi yang dipertimbangkan antara lain penataan ulang area parkir, pengaturan jam operasional kendaraan, atau solusi teknis lain yang tidak merugikan warga maupun pelaku usaha.

Kehadiran aparat gabungan dalam peninjauan tersebut juga menunjukkan bahwa penanganan dilakukan secara terpadu.

Pemerintah kecamatan ingin memastikan setiap kebijakan yang diambil memiliki landasan administratif dan teknis yang jelas.

Baca Juga: Wali Kota Bekasi Minta Kapolres Kejar Pelaku Pencurian Pedagang Lansia, Keamanan Lingkungan Dievaluasi

Budi menegaskan kembali komitmennya agar keluhan warga tidak diabaikan.

“Intinya laporan warga sudah kita tindak lanjuti. Hasil pertemuan dengan pihak yang dilaporkan juga sudah dikomunikasikan, tinggal langkah berikutnya yang akan kita putuskan,” ujarnya.

Respons cepat ini diharapkan dapat meredam keresahan warga sekaligus menjaga iklim usaha tetap kondusif.

Pemerintah Kecamatan Medan Satria menegaskan bahwa komunikasi dan musyawarah akan menjadi pendekatan utama dalam menyelesaikan persoalan lingkungan.

Sehingga ketertiban dan aktivitas ekonomi dapat berjalan beriringan tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.***