BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengingatkan warga yang akan mudik Lebaran 2026 agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggal pergi ke kampung halaman.
Imbauan ini disampaikan untuk mengantisipasi potensi kebakaran rumah kosong yang kerap terjadi saat musim mudik.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi, Namar Naris, mengatakan masyarakat harus lebih teliti terutama pada instalasi kelistrikan di dalam rumah.
“Semua alat kelistrikan dicek kembali. Kalau tidak digunakan sebaiknya dicabut dari stop kontak,” kata Namar, Rabu (11/3/2026).
Selain listrik, warga juga diminta untuk mencabut regulator dari tabung gas guna menghindari kebocoran yang bisa memicu kebakaran saat rumah ditinggal dalam waktu lama.
Ia juga mengimbau warga agar tidak meninggalkan rumah tanpa pengawasan. Minimal, pemilik rumah bisa melapor kepada pengurus lingkungan atau menitipkan rumah kepada tetangga terdekat.
“Titipkan rumah ke tetangga sebelah, lapor juga ke RT atau RW kalau akan mudik,” ujarnya.
Baca Juga : Wakil Wali Kota Bekasi: Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Butuh Peran Semua Pihak
Jika memiliki hewan peliharaan, lanjut Namar, sebaiknya juga dititipkan kepada orang yang dipercaya agar tetap terawat selama pemilik rumah berada di luar kota.
Tak hanya itu, warga juga diminta untuk menitipkan kunci rumah kepada orang yang dapat dipercaya sebagai langkah antisipasi jika terjadi keadaan darurat.
“Titipkan kunci rumah Anda kepada orang yang dipercaya,” tegasnya.
Menjelang arus mudik Lebaran, Damkar Kota Bekasi juga akan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran di lingkungan permukiman.
Menurut Namar, sosialisasi tersebut rencananya mulai dilakukan sekitar sepuluh hari sebelum Hari Raya Idulfitri.
“Sepuluh hari sebelum Lebaran kita sudah mulai sosialisasi, supaya warga yang ingin mudik bisa meninggalkan rumah dalam kondisi aman,” tutupnya.




