BEKASI.POJOKSATU.id - Bripka Yophi Prima hampir saja celaka karena hendak diserang seorang pelajar yang membawa senjata tajam di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, Rabu, 24 Juli 2024.

Saat itu, Bripka Yophi baru saja selesai pulang dari tugas pengamanan persidangan di Pengadilan Negeri Kota Bekasi menuju Mapolsek Medansatria. Ketika melewati Jalan Sultan Agung, dia melihat tawuran pelajar.

Dia berusaha membubarkan tawuran itu. Akhirnya dia menembakkan senjata api kosong ke arah atas sebagai peringatan agar para pelajar membubarkan diri.

Baca Juga: Anak di Bekasi Laporkan Ayah dan Kedua Kakaknya Karena Dianiaya, Sempat Disiram Bensin

"Nah, saya itu menembak ke atas sebanyak 1 kali untuk membubarkan pelaku tawuran," jelas dia.

Akan tetapi, salah satu pelajar yang terlibat aksi tawuran tersebut berusaha menantang anggota kepolisian tersebut dengan mengacungkan senjata tajam yang dibawanya.

Yophi membeberkan saat terdesak kemudian kembali meletupkan senjata api ke udara. Mendengar suara tembakan, pelajar yang ingin membacoknya melarikan diri.

Baca Juga: Pelajar di Bekasi Ini Masuk Penjara Gara-Gara Serang Polisi saat Tawuran

"Anak tersebut mengacungkan sajam kearah saya yang berjarak lima meter. Saat itu saya letuskan tembakan ke atas hingga akhirnya sajam dibuang ke ke jalan," kata dia.

"Lalu anak tersebut berlari melintang menyebrang jalan, saya kejar dan saya sleding sampai jatuh tersungkur," jelas dia.

Karena terus memberontak, saat ingin ditangkap dia meminta bantuan masyarakat untuk mengamankan pelaku tawuran.

"Saya teriak di situ untuk meminta bantuan masyarakat, karena pelaku yang diamankan ini badannya besar dan memberontak terus," demikian kata dia.***