BEKASI.POJOKSATU.ID - Keamanan ruang publik di Kota Bekasi kembali menjadi perhatian seiring meningkatnya potensi cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir.
Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) bergerak cepat memangkas sejumlah pohon rawan tumbang di kawasan Taman Jatiasih.
Langkah mitigasi ini dilakukan untuk mencegah risiko kecelakaan yang dapat mengancam keselamatan pengunjung taman.
Baca Juga: Kejagung Copot Kajari Bekasi, Pengawasan Internal Ditegaskan Pascakasus OTT Bupati
Pemangkasan dilakukan oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Penerangan Jalan Umum (PJU) DBMSDA setelah menerima laporan dari pihak Kelurahan Jatiasih.
Laporan tersebut menyebutkan adanya beberapa pohon dengan kondisi miring dan dahan rapuh yang berpotensi tumbang, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.
Lurah Jatiasih, Sakum Nugraha, mengatakan bahwa pemantauan terhadap kondisi pepohonan di wilayahnya dilakukan secara berkala, terutama memasuki musim dengan intensitas hujan tinggi.
Baca Juga: Proyek Wisata Kalimalang Menelan Anggaran Mencapai Rp 123 Miliar
Dari hasil pemantauan tersebut, pihak kelurahan menilai perlu adanya tindakan cepat demi menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
“Setelah kami lakukan koordinasi, tim URC DBMSDA langsung datang ke lokasi dan melakukan pemangkasan,” ujar Sakum, dikutip dari Radar Bekasi, 4 Januari 2026.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk antisipasi agar ruang publik tetap aman dan nyaman bagi masyarakat.
Baca Juga: Seorang Supir Ditemukan Tak Bernyawa Di Dalam Pos Keamanan Perumahan
Taman Jatiasih sendiri dikenal sebagai salah satu ruang terbuka hijau yang cukup ramai dikunjungi warga, terutama pada sore hingga akhir pekan.
Aktivitas keluarga, anak-anak, hingga warga lanjut usia menjadikan aspek keamanan sebagai hal yang tidak bisa ditawar.
Pohon tumbang di area publik bukan hanya berisiko merusak fasilitas, tetapi juga dapat menimbulkan korban jiwa.
Sakum menegaskan bahwa pihak kelurahan akan terus bersinergi dengan dinas terkait untuk menjaga keselamatan warga.
“Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan warga sekaligus memastikan taman tetap nyaman dan indah untuk dikunjungi,” katanya.
Baca Juga: Ade Puspitasari Sampaikan Dukungan dan Semangat Menyongsong Tahun 2026
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya mitigasi risiko, terutama dengan melaporkan kondisi lingkungan yang berpotensi membahayakan.
“Kerja sama warga sangat kami harapkan. Dengan laporan cepat, kami bisa segera mengambil tindakan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.
Pemangkasan pohon rawan tumbang ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menghadapi cuaca ekstrem yang kian sulit diprediksi.
Dengan langkah preventif yang konsisten, Pemkot Bekasi berharap ruang-ruang publik tetap aman, sekaligus meningkatkan rasa nyaman masyarakat dalam beraktivitas di luar rumah.***




