POJOKSATU.id, KABUPATEN BEKASI - Hasil kebun milik Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati di Desa Burangkeng dapat disulap menjadi produk kue.

Dengan bahan ubi ungu, beras ketan, dan kelapa, kue khas betawi tersebut dibuat oleh para anggota KWT.

Ketua KWT Melati Ekawati menjelaskan ide pembuatan kue tersebut berawal dari pelatihan di Cikarang beberapa waktu lalu.

Mereka akan memasarkan kue sengkulun ini kepada masyarakat, dan juga lewat platform UMKM milik Pemerintah Kabupaten Bekasi.

BACA JUGA: Dinas Ketahanan Pangan Tinjau KWT Melati Burangkeng, Hasilkan Produk Pertaniam dan Wadah Edukasi

"Ini memang baru kita luncurkan, rencana kita akan jajakan di produk UMKM Bebeli milik Pemerintah Kabupaten Bekasi, dengan harapan nanti bisa dibeli untuk rapat dan kegiatan lain," tutur dia.

Ada 30 anggota KWT Melati yang terlibat pada pembuatan kue tradisional ini.

Tak hanya itu, mereka juga membuat nastar labu dan mi dari sayuran. Bahan bakunya berasal dari kebun KWT Melati.

KWT ini aktif sejak 2021 dan sudah membudidayakan berbagai jenis tanaman seperti terong, cabai, mentimun, dan lainnya.

"Terong seminggu 3 kali panen. Sudah ada perputaran uang hasil transaksi untuk pemutaran modal dan anggota kelompok," kata dia.

Sayuran yang dijual KWT Melati itu lebih murah dibandingka di pasaran. (Andi Saddam)