BEKASI.POJOKSATU.id - Keluarga Vino Satria (15 tahun), salah satu korban tenggelam di aliran Kali Bekasi, berencana menempuh jalur hukum.
Orang tua korban, Maulana (40 tahun) mengaku akan mempersiapkan kuasa hukum untuk menempuh jalur hukum atas kasus yang menyebabkan putranya tersebut kehilangan nyawa.
Maulana meyakini adanya kesalahan yang dilakukan tim Presisi Polres Metro Bekasi Kota dalam penanganan para remaja tersebut.
"Menurut kesaksian teman-teman Vino ini bahwa mereka-mereka ini sedang tidak ingin melakukan aksi tawuran," tegas Maulana, kepada awak media, Jumat 27 September 2024.
Baca Juga: Pihak Keluarga Korban Tewas di Aliran Kali Bekasi Minta Keadilan
Maulana menerangkan, para remaja tersebut berkumpul di lokasi untuk merayakan ulang tahun anaknya tersebut.
"Nah pada saat kejadian memang anak saya ingin merayakan ulang tahunnya, terus petugas dari Polres Metro Bekasi Kota datang. Di situlah anak-anak mungkin kaget dan menyeburkan diri untuk menyelamatkan dari kejaran polisi," ucap Maulana.
Maulana menjelaskan, anaknya tersebut berulang tahun pada tanggal 22 September, tepat saat korban ditemukan meninggal dunia di aliran kali Bekasi.
"Anak saya ulang tahun tanggal 22, nah malam itu dia mau ngeliwet bersama temen-temennya," ucap dia. ***




