BEKASI.POJOKSATU.id – Permasalahan pengelolaan sampah di TPA Sumur Batu kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Anton, mengungkapkan bahwa salah satu kendala utama adalah keterbatasan peralatan, seperti ekskavator dan sarana pendukung lainnya yang dinilai masih jauh dari memadai.
Dalam sidak yang dilakukan ke TPA Sumur Batu, Anton melihat langsung kondisi tersebut.
"Ternyata peralatan kita agak sedikit kurang ya, terkait ekskavator dan segala macamnya itu kurang. Makanya dari itu kita di Komisi II lagi bergegas menambah anggaran sampah hampir Rp200 miliar," jelasnya beberapa waktu lalu.
Menurut Anton, penambahan anggaran ini diharapkan mampu memperbaiki sistem pengelolaan sampah di Kota Bekasi secara signifikan. Meski anggaran yang diajukan masih jauh lebih kecil dibandingkan dengan DKI Jakarta, DPRD berharap langkah ini dapat menjawab persoalan sampah yang semakin meningkat di wilayah Kota Bekasi.
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Bekasi Nuryadi Darmawan Dilaporkan Atas Dugaan Penipuan Rekrutmen TKK
"Mudah-mudahan dengan anggaran yang cukup besar, sampah di Kota Bekasi bisa benar-benar tertangani dengan baik. Perjuangan untuk terus memperbaiki pengelolaan sampah ini harus terwujud, termasuk harapan agar anggaran dari pemerintah pusat bisa segera cair," tambahnya.
DPRD Kota Bekasi menegaskan, masalah sampah merupakan persoalan krusial yang membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pemerintah pusat agar solusi yang diterapkan bisa berjalan efektif dan berkelanjutan.***




