BEKASI.POJOKSATU.ID - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi Bekasi terus mengoptimalkan langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui evaluasi menyeluruh terhadap kerja sama dengan pihak swasta.
Langkah ini dinilai krusial agar setiap kemitraan bisnis yang dijalankan mampu memberikan kontribusi maksimal bagi perusahaan sekaligus mendukung pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi, Reza Lutfi, menegaskan bahwa evaluasi kerja sama dilakukan untuk memastikan hubungan bisnis yang terjalin benar-benar memberikan keuntungan dan selaras dengan target pendapatan perusahaan.
Baca Juga: Evaluasi Kerja Sama Dimulai, Tirta Bhagasasi Siapkan Reformasi Besar di 2026
“Dalam kerja sama, para pihak harus saling menguntungkan. Karena itu, evaluasi harus dilakukan sesuai kebutuhan dalam pelayanan air bersih kepada masyarakat,” tegas Reza.
Ia menjelaskan, selama ini Perumda Tirta Bhagasasi telah menjalin kerja sama dengan sejumlah badan usaha swasta.
Namun, seiring perubahan target dan tantangan operasional, kerja sama tersebut perlu ditinjau ulang agar potensi pendapatan dapat dioptimalkan.
Baca Juga: Viral Cacahan Diduga Uang Rp100 Ribu di TPS Liar Bekasi, Publik Desak Penyelidikan
“Sampai saat ini masih terus dibahas dan ada beberapa badan usaha swasta yang sudah lama kerja sama dengan Perumda Tirta Bhagasasi,” ungkapnya.
Reza menilai, kerja sama yang berjalan terlalu lama tanpa evaluasi berisiko tidak lagi memberikan nilai tambah bagi perusahaan.
Oleh karena itu, peninjauan ulang menjadi langkah penting untuk memastikan kontribusi finansial yang seimbang dengan sumber daya yang dikeluarkan.
Baca Juga: Akses Vital Warga Akhirnya Diperbaiki, Jalan H. Nonon Sonthanie Mulai Dicor
Evaluasi mitra swasta ini juga sejalan dengan upaya Tirta Bhagasasi dalam memperkuat peran sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah.
Dengan kerja sama yang lebih sehat dan produktif, perusahaan diharapkan mampu meningkatkan kinerja keuangan secara berkelanjutan.
Selain fokus pada pendapatan, Reza menegaskan bahwa optimalisasi kerja sama juga berdampak langsung pada kualitas layanan.
Pendapatan yang meningkat akan membuka ruang bagi perusahaan untuk memperbaiki infrastruktur, memperluas jaringan distribusi, serta meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.
“Kita ingin kerja sama ini bukan hanya menguntungkan di atas kertas, tapi benar-benar berdampak pada operasional dan pelayanan,” ujarnya.
Baca Juga: Pergerakan Tanah Terjang Perumahan Serangbaru, Pembangunan Diduga Abaikan Keamanan Lereng
Tahun 2026 pun ditetapkan sebagai fase penting bagi Tirta Bhagasasi untuk melakukan penataan dan penyesuaian strategi bisnis.
Selain mengevaluasi mitra swasta, perusahaan juga menyiapkan langkah perluasan wilayah pelayanan air bersih sebagai salah satu sumber pertumbuhan pendapatan baru.
Langkah tersebut dinilai strategis mengingat kebutuhan masyarakat terhadap akses air bersih terus meningkat seiring pertumbuhan wilayah dan penduduk di Bekasi.
Dengan manajemen kerja sama yang lebih selektif dan terukur, Tirta Bhagasasi optimistis dapat meningkatkan pendapatan tanpa mengesampingkan fungsi pelayanan publik.
“Kami ingin memastikan setiap kerja sama benar-benar memberikan manfaat bagi perusahaan dan daerah,” pungkas Reza.***




