BEKASI.POJOKSATU.id – Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi melakukan verifikasi lapangan setelah menerima pengaduan masyarakat terkait dugaan pencemaran udara berupa debu yang berasal dari aktivitas gudang semen di Jalan Raya Narogong, tepatnya di wilayah Bantargebang.

Keluhan warga sebelumnya disampaikan melalui media sosial. Mereka menilai aktivitas kendaraan angkutan dan operasional gudang memicu debu yang mengganggu kenyamanan serta berpotensi berdampak pada kesehatan pernapasan masyarakat sekitar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi bersama DPRD Kota Bekasi Komisi II serta aparat kelurahan setempat melakukan peninjauan langsung pada Rabu, 4 Maret 2026.

Kegiatan pemantauan tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH) DLH Kota Bekasi untuk mengidentifikasi sumber potensi pencemaran dan melakukan klarifikasi kepada pihak pengelola gudang.

Baca Juga: Tri Adhianto: Program Rp100 Juta per RW Jadikan Warga Bekasi Garda Terdepan Pembangunan

Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi akan menyusun laporan hasil verifikasi terkait dugaan pencemaran udara dari aktivitas gudang semen di kawasan Bantargebang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kiswatiningsih, menyampaikan bahwa laporan tersebut akan disampaikan secara berjenjang kepada pimpinan sebagai dasar untuk menentukan langkah pembinaan maupun penegakan aturan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Dalam verifikasi lapangan, tim juga berdialog dengan pihak pengelola gudang. Pihak perusahaan menyatakan komitmennya untuk melakukan sejumlah langkah perbaikan guna mengurangi potensi debu, Rabu, 11 Maret 2026.

Upaya yang disampaikan antara lain melakukan penyapuan rutin pada akses jalan di sekitar gudang serta melakukan pengecoran jalan di area operasional untuk meminimalkan timbulnya debu.

DLH menegaskan bahwa apabila hasil verifikasi menemukan pelanggaran terhadap aturan pengendalian pencemaran udara, maka perusahaan dapat dikenakan sanksi administratif serta diwajibkan melakukan perbaikan teknis. (adv)