BEKASI.POJOKSATU.id - Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe memimpin apel pagi yang diikuti seluruh aparatur Pemerintah Kota Bekasi. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antar lembaga serta penyerahan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam amanatnya, Harris Bobihoe menyoroti sejumlah program prioritas pemerintah daerah, salah satunya upaya penanganan persoalan sampah melalui inovasi pengolahan sampah menjadi energi terbarukan.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh pihak, termasuk masyarakat.

Baca Juga: Pendidikan Gratis di Kota Bekasi, Pemkot Siapkan Subsidi untuk Siswa Kurang Mampu

Ia juga meminta perangkat daerah terkait untuk memperkuat koordinasi dan bergerak cepat dalam penyediaan lahan yang dibutuhkan guna mendukung program-program pembangunan, dengan tetap berpedoman pada aturan dan ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, Harris turut memberikan perhatian terhadap momentum kelulusan siswa dan kenaikan kelas yang saat ini tengah berlangsung di berbagai sekolah.

"Perpisahan sekolah dilaksanakan sederhana, tetapi tidak mengurangi maknanya. Cukup disekolah masing-masing dan tidak boleh ada penahanan ijazah oleh pihak sekolah," tegas Plh Wali Kota Abdul Harris Bobihoe.

Menurutnya, kegiatan perpisahan hendaknya dilaksanakan secara sederhana tanpa membebani orang tua siswa dengan biaya yang berlebihan.

Di akhir arahannya, Harris juga menegaskan pentingnya pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Patroli Jaga Jakarta Diperketat, Sat Samapta Polres Metro Bekasi Kota Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Tawuran

Ia menekankan bahwa Pemerintah Kota Bekasi tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran maupun praktik kecurangan dalam proses penerimaan peserta didik baru.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang terbukti melakukan penyimpangan agar proses SPMB berjalan adil dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik.***