BEKASI.POJOKSATU.ID - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan bahwa masyarakat kini memiliki peran lebih besar dalam proses pembangunan daerah melalui program Lingkar Keren yang memberikan alokasi anggaran hingga Rp100 juta di tingkat RW.

Menurut Tri, perubahan ini menunjukkan bahwa warga tidak lagi hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga turut berperan aktif dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan program di lingkungan masing-masing.

“Mereka tidak saja sebagai penonton, tetapi hari ini sudah menjadi subjek dan objek dari satu proses pembangunan,” kata Tri usai apel HUT ke-29 Kota Bekasi, Selasa, 10 Maret 2026.

Baca Juga: Terungkap! Ini Identitas 13 Korban Longsor Gunungan Sampah TPST Bantargebang, Tujuh Tewas dan Enam Selamat

Melalui program tersebut, masyarakat dapat menentukan berbagai prioritas pembangunan di wilayahnya, baik untuk perbaikan infrastruktur lingkungan, kegiatan sosial, maupun program pemberdayaan masyarakat.

Tri menilai perubahan pola partisipasi masyarakat ini menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola pembangunan yang lebih partisipatif di Kota Bekasi. (adv)