BEKASI.POJOKSATU.ID - Usai kegiatan penilaian lomba kader PKK, rombongan yang dipimpin Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto mengunjungi Rumah Dinal (Dilan dan Inovatif Lingkungan), yang menjadi pusat kreativitas warga Kelurahan Kota Baru.
Di lokasi tersebut, masyarakat menampilkan berbagai kerajinan tangan berbahan daur ulang, seperti vas bunga dari sedotan, tas dari tutup botol dan plastik, serta karpet dari anyaman bungkus kopi. Beberapa produk bahkan telah menembus pasar Jakarta dan luar negeri, seperti bunga raksasa dari kertas krep yang dipamerkan di sejumlah mal.
Selain itu, wilayah ini juga memiliki Taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) yang sudah dikelola sejak 2019 serta bank sampah dan program pengumpulan minyak jelantah. Inovasi ini berhasil meningkatkan pendapatan ibu rumah tangga melalui produksi lotion dan sabun eco-enzym, yang kini telah dipasarkan di berbagai wilayah termasuk Jakarta.
Baca Juga: Wiwiek Hargono Dorong ASN Jadi Teladan Gerakan Ramah Lingkungan di Kota Bekasi
Wiwiek menegaskan bahwa PKK bukan hanya wadah sosial, tetapi juga motor penggerak kemandirian masyarakat dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
“PKK di setiap wilayah harus mampu menjadi penggerak solusi dan inovasi, baik dalam peningkatan ekonomi keluarga maupun dalam menjaga lingkungan hidup,” tuturnya.
Sebagai penutup, rombongan meninjau Rumah Sehat yang menjadi contoh penerapan pola hidup bersih dan sehat. Rumah ini memenuhi indikator sanitasi layak, ventilasi cukup, pencahayaan alami, serta penyajian makanan bergizi tanpa bahan penyedap.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan sajian menu sehat olahan warga, yang merefleksikan semangat kolaborasi antara PKK, pemerintah, dan masyarakat untuk mewujudkan lingkungan sehat, kreatif, dan berdaya.***




