BEKASI.POJOKSATU.ID - Pelayanan publik di Kecamatan Bekasi Utara kian diarahkan pada pendekatan langsung ke lapangan.

Salah satu bentuk nyatanya terlihat dari langkah Camat Bekasi Utara, Ikhwanudin, yang rutin menyisir ruas-ruas jalan untuk memastikan kondisi infrastruktur tetap aman bagi masyarakat.

Fokus utama pemantauan tersebut adalah jalan berlubang yang kerap menjadi ancaman keselamatan, terutama bagi pengendara roda dua.

Baca Juga: Tak Menunggu Korban, Jalan KH Muchtar Ditambal Cepat Usai Disisir Camat Bekasi Utara

Ikhwanudin menegaskan bahwa setiap temuan di lapangan tidak berhenti pada pendataan semata.

Lubang-lubang jalan yang ditemukan langsung dilaporkan ke Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi agar segera ditangani.

“Setelah kita monitor di lapangan, langsung kita sampaikan ke DBMSDA agar jalan yang berlubang bisa segera ditambal,” ujarnya.

Baca Juga: Hutang Operasional RSUD Kota Bekasi Mencapai Rp 70 Miliar, Pemkot Bekasi Akan Ngambil Langkah Efisiensi

Pendekatan ini menempatkan kebutuhan harian warga sebagai prioritas utama.

Jalan yang aman dan nyaman dinilai menjadi bagian penting dari pelayanan publik karena bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat, mulai dari bekerja, sekolah, hingga kegiatan ekonomi.

Ikhwanudin menyebut, penanganan cepat menjadi kunci agar kerusakan kecil tidak berkembang menjadi masalah besar.

Baca Juga: KPK Telusuri Sejauh Mana DPRD Bekasi Tahu Proyek Bermasalah Ade Kuswara

Salah satu contoh penanganan cepat terjadi di Jalan KH Muchtar, tepatnya di depan Klinik Amalia, Kelurahan Perwira.

Lubang jalan yang sebelumnya berpotensi membahayakan pengguna jalan langsung ditangani setelah laporan disampaikan.

Tak berselang lama, petugas DBMSDA melakukan penambalan di lokasi tersebut.

“Fokus utama kami adalah keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas di jalan,” tegas Ikhwanudin.

Menurutnya, pelayanan publik tidak cukup dilakukan dari balik meja, melainkan harus hadir langsung di tengah persoalan yang dihadapi warga.

Baca Juga: Layanan SIM dan Samsat Keliling Hadir Bersamaan di Bekasi Barat Akhir Pekan Ini

Selain memantau kondisi jalan, pihak kecamatan juga melakukan pengawasan saat proses penambalan berlangsung.

Hal ini dilakukan untuk memastikan pekerjaan sesuai standar teknis serta tidak menimbulkan gangguan lalu lintas yang berlebihan.

Kehadiran aparat kecamatan di lapangan juga menjadi bentuk akuntabilitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Anggota DPRD Jawa Barat Ade Puspitasari Gelar Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Bekasi Selatan

Langkah ini sekaligus mencerminkan sinergi antara pemerintah kecamatan dan perangkat daerah teknis.

Ikhwanudin menyebut koordinasi dengan DBMSDA menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan.

“Kami terus bersinergi dengan DBMSDA untuk pengawasan dan koordinasi penanganan infrastruktur jalan, demi pelayanan publik yang optimal di Bekasi Utara,” katanya.

Baca Juga: Selain Senam Rutin, Plt Bupati Bekasi Dorong Pertemuan Rutin dengan Tokoh

Upaya tersebut diharapkan mampu menekan angka kecelakaan akibat jalan rusak serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Dengan pelayanan publik yang berbasis lapangan, Pemkot Bekasi ingin menunjukkan bahwa respon cepat terhadap keluhan warga bukan sekadar janji, melainkan komitmen yang terus dijaga.***