BEKASI.POJOKSATU.ID - Perjuangan seorang pedagang es cincau keliling berakhir tragis di tengah jalan.
Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia saat masih berjualan di kawasan Perumahan Irigasi Danita, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat 6 Februari 2026.
Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga warga yang kerap melihat korban berkeliling menjajakan dagangannya.
Baca Juga: Kronologi Pedagang Es Cincau Meninggal di Bekasi Timur, Sempat Bergerak Sebelum Terdiam
Korban diketahui berinisial EE alias I (50), seorang pedagang es cincau keliling yang sehari-hari mengandalkan gerobak dorong untuk mencari nafkah.
Seperti hari-hari sebelumnya, korban tampak berjualan dengan mengenakan kaus merah, celana jeans, dan topi.
Tak ada yang menyangka, aktivitas rutin itu menjadi perjalanan terakhirnya.
Baca Juga: Di Tengah Kasus Pajak Nasional, Bekasi Diminta Perkuat Pengawasan Publik
Detik-detik terakhir korban terekam kamera pengawas di sekitar lokasi. Dalam rekaman tersebut, korban terlihat mendorong gerobaknya secara perlahan.
Beberapa saat kemudian, ia mendadak berhenti dan ambruk di tengah jalan. Kaki korban sempat terlihat bergerak sebelum akhirnya tubuhnya terdiam dan tidak lagi merespons.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung menghampiri korban dan mencoba memberikan pertolongan.
Baca Juga: Ribuan Warga Serbu Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bekasi Selama Januari 2026
Namun, kondisi korban sudah sangat lemah dan tidak sadarkan diri. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian sekitar pukul 14.00 WIB.
Kasi Humas Polsek Rawalumbu, Aiptu Kuwati Asih, mengatakan petugas segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Pemeriksaan awal dilakukan untuk memastikan kondisi korban serta mengamankan lokasi kejadian.
“Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berinisial EE alias I (50), laki-laki, pedagang es cincau keliling. Saat ditemukan, korban sudah tidak memberikan respons,” ujar Aiptu Kuwati Asih, Sabtu 7 Februari 2026.
Petugas memastikan korban telah meninggal dunia di lokasi.
Baca Juga: Kapolres Metro Bekasi Pimpin Patroli Roda Dua di Kampung Kaveling Cegah Peredaran Narkotika
Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil pengecekan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Korban diketahui memiliki riwayat penyakit komplikasi dan sementara diduga meninggal dunia akibat sakit,” kata Kuwati.
Kepergian korban menyisakan rasa haru. Di tengah keterbatasan fisik dan riwayat penyakit yang dideritanya, korban tetap berusaha mencari nafkah hingga akhir hayat.
Polisi pun mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait kejadian tersebut dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak berwenang.***




