BEKASI.POJOKSATU.id - Tahun ajaran baru sudah dimulai, namun sejumlah orang tua masih tampak sibuk mencari seragam baru untuk anak-anak mereka. Fenomena ini terlihat jelas di kawasan Pasar Kranji, Bekasi Barat, yang menjadi salah satu pusat perbelanjaan seragam sekolah di Kota Bekasi.

Salah satu toko yang mengalami lonjakan penjualan adalah Toko Soheh, milik Soheh (35). Ia menyebut penjualan seragam sekolah meningkat signifikan hingga 70 persen dibanding hari-hari biasa.

“Tahun ini ada lonjakan karena momennya. Biasanya yang paling banyak beli dari kalangan orang tua yang anaknya baru masuk sekolah,” ujar Soheh, Senin, 14 Juli 2025.

Baca Juga: Wakil Wali Kota Tekankan MPLS Harus Edukatif dan Ciptakan Iklim Sekolah Ramah Anak

Meski mengalami peningkatan dibanding tahun lalu, ia mengakui angka penjualan belum sepenuhnya kembali ke kondisi normal sebelum pandemi COVID-19.

“Memang sudah lebih baik dibandingkan tahun lalu, tapi belum seperti sebelum pandemi. Tapi alhamdulillah tetap ramai,” tambahnya.

Seragam tingkat SD dan SMP menjadi yang paling banyak dicari. Untuk satu setel seragam SD, dijual dengan harga antara Rp130 ribu hingga Rp150 ribu, tergantung ukuran. Sementara seragam SMP dibanderol mulai Rp170 ribu hingga Rp180 ribu per setel.

Untuk mengantisipasi lonjakan pembeli, ia mengaku sudah menambah stok sejak jauh-jauh hari.

“Kami rutin menambah stok, karena selalu ada permintaan mendadak. Walaupun tidak bisa diprediksi, kami tetap siapkan,” jelasnya.

Baca Juga: Ketua TP PKK Bekasi Kunjungi Sekolah Saat MPLS, Ajak Siswa Semangat Raih Cita-Cita

Dari sisi pelayanan, Soheh juga menambah tenaga kerja, meskipun tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun ini paling nambah satu atau dua orang. Tahun lalu bisa sampai empat orang tambahan,” katanya.

Ia memperkirakan puncak kunjungan pembeli akan terjadi di akhir pekan, terlebih menjelang hari pertama sekolah di awal pekan.

“Biasanya Sabtu dan Minggu paling ramai, dari pagi sampai malam tidak berhenti,” tutupnya.

Dengan antusiasme para orang tua yang ingin memberikan perlengkapan terbaik bagi anak-anaknya, geliat ekonomi sektor informal di Pasar Kranji pun ikut bergairah di awal tahun ajaran baru ini.***