BEKASI.POJOKSATU.ID - Asrama Haji Kelas I Bekasi memastikan kesiapan maksimal dalam menyambut kedatangan puluhan ribu jemaah haji asal Jawa Barat pada musim haji 2026.

Hingga pertengahan April, progres persiapan fasilitas dan layanan telah mencapai sekitar 90 persen.

Sebanyak 29.643 jemaah yang tergabung dalam 28 kloter dijadwalkan akan masuk ke asrama sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

Kedatangan perdana akan dimulai pada 21 April 2026, dengan jemaah asal Kota Bekasi sebagai kloter pertama.

Baca Juga: Orangtua Siswi SMAN 2 Kota Bekasi Tolak Permintaan Rp200 Juta dalam Kasus Dugaan Perundungan

Kesiapan ini menjadi perhatian utama mengingat peran strategis Asrama Haji Bekasi sebagai salah satu embarkasi penting bagi jemaah di wilayah Jawa Barat.

Seluruh aspek pelayanan, mulai dari akomodasi hingga kenyamanan jemaah, dipastikan berjalan optimal.

Kepala Bidang Akomodasi PPIH Asrama Haji Kelas I Bekasi, Kania Budhi Utami, menyampaikan bahwa sebagian besar fasilitas utama telah siap digunakan.

Meski masih ada beberapa pekerjaan yang berjalan, pihaknya optimistis seluruh persiapan akan rampung tepat waktu.

Baca Juga: Ruas Cikarang Selatan dan Serang Baru Berpotensi Semrawut, Polisi Imbau Warga Cari Jalan Alternatif

“Kesiapan sampai saat ini sudah 90 persen. Ada beberapa pekerjaan yang masih kita kerjakan sehingga belum semua rampung,” ujarnya, dikutip dari Radar Bekasi, 17 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa gedung akomodasi, khususnya Mina D dan Mina E, telah disiapkan sebagai pusat layanan inap bagi jemaah.

Kamar-kamar jemaah juga telah dipastikan siap untuk digunakan secara bertahap sesuai jadwal kedatangan kloter.

Selain fasilitas fisik, kesiapan pelayanan juga menjadi fokus utama. Pengelola asrama memastikan seluruh petugas siap memberikan layanan terbaik guna mendukung kelancaran proses keberangkatan.

Menariknya, meskipun jumlah kloter tahun ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 61 kloter, kualitas pelayanan justru diharapkan meningkat secara signifikan.

“Tapi yang jelas pelayanan tahun ini bisa lebih maksimal,” tambah Kania.

Pengurangan jumlah kloter dinilai memberikan ruang bagi pengelolaan yang lebih terstruktur, sehingga pelayanan kepada jemaah dapat dilakukan secara lebih fokus dan optimal.

Baca Juga: Tri Adhianto Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor dalam Musrenbang RKPD 2027

Asrama Haji Bekasi setiap tahunnya menjadi titik transit penting sebelum jemaah melanjutkan perjalanan ibadah ke Arab Saudi.

Oleh karena itu, kesiapan fasilitas dan pelayanan menjadi kunci utama dalam memastikan kenyamanan dan keamanan jemaah.

Dengan progres yang hampir rampung, pemerintah berharap seluruh rangkaian pemberangkatan haji tahun ini dapat berjalan lancar, tertib, serta memberikan pengalaman ibadah yang lebih baik bagi seluruh jemaah.***