BEKASI.POJOKSATU.id - Sejak Maret 2023, Kali Bekasi telah mengalami pencemaran limbah pabrik sebanyak enam kali yang berasal dari wilayah Kabupaten Bogor.

Menurut Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, pencemaran terparah terjadi pada bulan September.

Pencemaran ini telah berdampak pada ribuan pelanggan Perumda Tirta Patriot di berbagai wilayah Kota Bekasi.

Baca Juga: Krisis Air Bersih di Akhir Masa Jabatan Tri Adhianto sebagai Wali Kota

Pelanggan melaporkan bahwa air yang keluar tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari karena berwarna keruh dan berbau tidak sedap.

Ali Imam Faryadi menyatakan bahwa mereka juga menjadi korban dalam situasi ini, tetapi banyak masyarakat yang menyalahkan Perumda Tirta Patriot.

Ali juga mencatat bahwa Kota Bekasi tidak memiliki kendali atas sumber air baku yang ada di hulu, yaitu wilayah Kabupaten Bogor.

Oleh karena itu, pihaknya dan Pemerintah Kota Bekasi harus mengandalkan aliran Kalimalang untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat yang terganggu akibat pencemaran di Kali Bekasi.***