BEKASI.POJOKSATU.ID - Kolaborasi antara warga dan pemerintah daerah kembali terlihat dalam upaya menjaga keamanan dan kenyamanan ruang publik di Kota Bekasi.
Sejumlah pohon yang dinilai rawan tumbang di kawasan Taman Jatiasih dipangkas oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Penerangan Jalan Umum Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, menyusul laporan dari pihak kelurahan dan masyarakat sekitar.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap potensi bahaya di fasilitas umum yang kerap menjadi tempat berkumpul warga.
Baca Juga: Harapan Desa Cijengkol di Tahun 2026: Fokus Kesehatan, Pendidikan, dan Peningkatan Pembangunan
Pemangkasan dilakukan setelah Kelurahan Jatiasih berkoordinasi dengan DBMSDA guna menindaklanjuti hasil pemantauan kondisi pohon di area taman.
Lurah Jatiasih, Sakum Nugraha, menegaskan bahwa peran aktif masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keamanan lingkungan.
Menurutnya, laporan dari warga sangat membantu pemerintah dalam mendeteksi potensi gangguan keselamatan sejak dini.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Mengintai, Pemkot Bekasi Amankan Taman Jatiasih
“Setelah kami lakukan koordinasi, tim URC DBMSDA langsung datang ke lokasi dan melakukan pemangkasan,” ujar Sakum, dikutip dari Radar Bekasi, 4 Januari 2026.
Ia menyebutkan bahwa pihak kelurahan secara rutin melakukan pemantauan, namun keterlibatan warga menjadi pelengkap penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
Sakum memastikan bahwa kolaborasi antara warga, kelurahan, dan dinas teknis akan terus diperkuat.
Baca Juga: Antisipasi Arus Balik Tahun Baru 2026, Jasamarga Transjawa Siagakan 401 Gardu Tol
“Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan warga sekaligus memastikan taman tetap nyaman dan indah untuk dikunjungi,” katanya.
Taman Jatiasih sendiri merupakan salah satu ruang terbuka hijau favorit masyarakat, terutama pada sore dan akhir pekan.
Banyaknya aktivitas warga, mulai dari olahraga hingga rekreasi keluarga, membuat faktor keselamatan menjadi prioritas utama.
Sakum juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar, baik berupa pohon rawan tumbang, fasilitas rusak, maupun gangguan keamanan lainnya.
“Kerja sama warga sangat kami harapkan. Dengan laporan cepat, kami bisa segera mengambil tindakan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.
Baca Juga: DPRD Bekasi Nilai Satpol PP Tak Maksimal karena Perda Ketertiban Umum Kedaluwarsa
Sementara itu, DBMSDA Kota Bekasi memastikan bahwa tim URC siap bergerak cepat menindaklanjuti setiap laporan yang masuk.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan ruang publik yang aman, nyaman, dan layak digunakan seluruh lapisan masyarakat.
Kolaborasi semacam ini diharapkan terus terjaga, sehingga warga tidak hanya menjadi pengguna fasilitas umum.
Tetapi juga mitra aktif pemerintah dalam menjaga keselamatan dan kualitas lingkungan kota.***




