BEKASI.POJOKSATU.id - Rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor masih menjadi tantangan bagi Pemerintah Kota Bekasi. Kondisi tersebut diperkirakan membuat daerah berpotensi kehilangan tambahan pendapatan hingga Rp53 miliar.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, M. Solikhin, mengungkapkan tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan saat ini baru mencapai sekitar 60 persen.
Ia menjelaskan, apabila tingkat kepatuhan meningkat sebesar 10 persen, maka pendapatan dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) diperkirakan bertambah sekitar Rp53 miliar.
“Kalau tingkat kepatuhan naik 10 persen saja, potensi tambahan penerimaannya sekitar Rp53 miliar. Tentu ini akan sangat membantu pencapaian target pendapatan daerah,” ujar Solikhin, Jumat, 24 Juli 2026.
Baca Juga: AHY Dorong Transit Oriented Development Bekasi Ekstensi Jadi Pusat Transportasi Publik Terintegrasi
Pada 2026, Pemerintah Kota Bekasi menargetkan penerimaan PKB sebesar Rp537 miliar. Hingga 23 Juli 2026, realisasi penerimaan baru mencapai Rp256 miliar atau sekitar 47,71 persen dari target.
Untuk meningkatkan capaian tersebut, Bapenda melakukan penelusuran terhadap wajib pajak yang masih menunggak secara acak.
Langkah serupa juga akan diterapkan kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi yang belum memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraannya.
Menurut Solikhin, upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk pengingat kepada masyarakat agar segera melunasi kewajiban pajak.
Baca Juga: Belum Ada Pemutihan Pajak Kendaraan, Warga Bekasi Diminta Tak Menunda
“Kepatuhan membayar pajak kendaraan bermotor masih sekitar 60 persen. Makanya kami melakukan penelusuran agar masyarakat diingatkan bahwa masih memiliki kewajiban yang harus diselesaikan,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menunda pembayaran pajak kendaraan. Pasalnya, penerimaan dari sektor tersebut menjadi salah satu sumber pembiayaan berbagai program pelayanan publik, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur di Kota Bekasi.***




