BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kota Bekasi kembali menunjukan komitmennya dalam memperkuat sektor UMKM dengan menggelar Bazar Ramadan 1447 Hijriah di Alun-Alun Wisma Asri, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kamis 5 Maret 2026.

Kegiatan yang digagas oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Bekasi tersebut menjadi salah satu upaya nyata pemerintah daerah dalam memberikan ruang promosi bagi pelaku UMKM lokal.

Terlebih menjelang bulan suci Ramadan yang dikenal sebagai momentum meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga: DPRD Kota Bekasi Soroti Penghentian WiFi Gratis, Dinilai Bertentangan dengan Perda Smart City

Pembukaan bazar dilakukan langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto.

Kehadiran Wiwiek sekaligus menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap para pelaku usaha kecil agar mampu memanfaatkan peluang pasar selama Ramadan.

Dalam sambutannya, Wiwiek menegaskan bahwa bazar Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial.

Baca Juga: Tri Adhianto Dukung Bekasi City FC Tembus Liga 1

Tetapi menjadi wadah strategis bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan penjualan produk mereka.

“Bazar Ramadan ini diharapkan menjadi wadah bagi para pelaku UMKM untuk mempromosikan dan memasarkan produk unggulannya kepada masyarakat,” ujar Wiwiek, dikutip dari Radar Bekasi, 6 Maret 2026.

Menurutnya, dukungan terhadap UMKM menjadi bagian penting dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan di Kota Bekasi.

Baca Juga: Tabrakan Beruntun 10 Kendaraan di KM 93 Tol Cipularang, Dua Tewas

Melalui berbagai program pemberdayaan, pemerintah daerah berupaya memastikan pelaku usaha kecil mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang.

Wiwiek juga menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Karena itu, keterlibatan berbagai elemen, termasuk PKK, diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam mendukung para pelaku UMKM.

“Partisipasi PKK diharapkan memperkuat kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pelaku UMKM lokal,” katanya.

Sementara itu, Camat Bekasi Utara, Ikhwanudin Rahmat, menyampaikan bahwa bazar Ramadan menjadi ruang promosi yang sangat penting bagi pelaku usaha lokal.

Baca Juga: Polytron Tembus Pasar Mobil Listrik Nasional, Penjualan Lampaui Sejumlah Merek Global

Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat mengenal berbagai produk UMKM yang dihasilkan warga Bekasi.

Ia menjelaskan, momentum Ramadan biasanya menjadi periode yang sangat potensial bagi pelaku usaha karena meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap berbagai produk, mulai dari makanan hingga kebutuhan rumah tangga.

“Melalui bazar ini para pelaku UMKM memiliki kesempatan lebih luas untuk memperkenalkan produknya secara langsung kepada masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Wali Kota Bekasi Dukung Semangat Wirausaha Siswa SLB

Kegiatan bazar Ramadan ini juga dihadiri jajaran Kecamatan Bekasi Utara serta Tim Penggerak PKK Kecamatan Bekasi Utara yang turut berpartisipasi memeriahkan acara tersebut.

Selain menjadi sarana promosi bagi pelaku usaha kecil, bazar ini juga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai kebutuhan menjelang Ramadan dalam satu lokasi yang sama.

Pemerintah Kota Bekasi sendiri menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin tahunan.

Baca Juga: Kepala Desa Ragemanunggal Pastikan Pemutakhiran Data Bansos dan BLT Tetap Berjalan Tahun Ini

Setiap menjelang Ramadan, bazar UMKM digelar di sejumlah wilayah untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi pelaku usaha lokal memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.

Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bekasi di bawah kepemimpinan Wali Kota Tri Adhianto Tjahyono dalam memperkuat pemberdayaan UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Melalui berbagai program dukungan seperti bazar, pelatihan, hingga fasilitasi promosi, Pemkot Bekasi berharap UMKM lokal dapat terus berkembang dan mampu menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

Dengan adanya bazar Ramadan ini, pemerintah berharap geliat ekonomi masyarakat semakin meningkat, sekaligus mempererat kebersamaan warga dalam menyambut bulan suci yang penuh berkah.***