BEKASI.POJOKSATU.id - Direktur RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi Kusnanto Saidi semakin diperhitungkan sebagai Calon Wali Kota Bekasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Prestasinya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat telah menciptakan reputasi yang layak dihargai.
Berbagai inovasi layanan seperti sistem berobat jalan online (Siberojol), layanan siap antar obat ke rumah (Sitaro), dan siap pasien antar boleh pulang (Sipabolang) melalui ambulance RSUD Chasbullah Abdulmadjid telah berhasil diterapkan dengan sukses.
Baca Juga: Meski Berbeda Alamat, Pengadilan Negeri Kota Bekasi Tetap Eksekusi Lahan Bengkel Mobil di Jatibening
Trubus Rahardiansah, seorang pengamat kebijakan publik, menilai bahwa kinerja Kusnanto telah menjadi model bagi rumah sakit negeri lainnya, terutama dalam upaya meningkatkan pelayanan publik.
Dia menilai dengan inovasi tersebut RSUD Bekasi dapat memenuhi kebutuhan publik secara dinamis, dengan fokus pada percepatan layanan dan kepuasan pelanggan.
"Kusnanto juga berhasil membangun citra positif bagi RSUD Bekasi, membuktikan bahwa rumah sakit negeri dapat unggul dalam pelayanan dibandingkan dengan rumah sakit swasta," ucap dia dalam keterangan resminya, Rabu, 24 April 2024.
Trubus juga menyoroti pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan penerapan good governance dalam pelayanan publik, yang telah diterapkan oleh Kusnanto di RSUD Bekasi.
Baca Juga: Inalillahi, Pekerja Bangunan Tewas Tersengat Listrik, Ternyata Gara-Gara Kabel Terkelupas
Dia menilai Kusnanto telah berhasil meningkatkan kualitas pelayanan RSUD Bekasi, yang juga didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik.
Prestasi RSUD Bekasi di bawah kepemimpinan Kusnanto juga telah diakui, termasuk penghargaan sebagai salah satu dari TOP 45 Kompetisi Inovasi Jawa Barat 2021 dan kontribusinya terhadap Pemerintah Kota Bekasi sebagai Anugerah Kota Terinovatif Peringkat Ke-2 Tingkat Nasional Ajang Innovation Government Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri.***




