BEKASI.POJOKSATU.id - Kebakaran besar yang disertai ledakan melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Indogas Andalan Kita di Jalan PU, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Rabu malam, 1 April 2026.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB itu menyebabkan sedikitnya 14 bangunan milik warga serta sejumlah kendaraan bermotor terbakar.
Salah satu warga terdampak, Abdul Muhi, mengaku hingga kini belum ada komunikasi dari pihak pengelola SPBE terkait kerugian yang dialami masyarakat.
“Belum ada komunikasi dari pihak pengelola,” ujarnya, Kamis, 2 April 2026.
Baca Juga: Kebakaran Besar SPBE Bekasi Libatkan Lebih dari 10 Damkar, Api Sulit Dikendalikan Berjam-jam
Ia menyebut rumahnya mengalami kerusakan cukup parah, terutama di bagian belakang bangunan. Kanopi dan plafon dilaporkan rusak akibat dampak kebakaran.
Selain rumah, beberapa kendaraan dan usaha milik warga juga ikut terdampak. Tercatat sedikitnya tiga sepeda motor hangus terbakar dalam kejadian tersebut.
Abdul berharap pihak pengelola SPBE dapat bertanggung jawab atas kerugian warga, mengingat lokasi fasilitas tersebut berada di kawasan permukiman padat.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum kebakaran terjadi, sempat terdengar kepanikan dari dalam area SPBE yang diduga dipicu kebocoran gas. Tak lama kemudian, asap tebal dan bau gas menyebar hingga ke lingkungan sekitar.
Baca Juga: Pasokan LPG Bekasi Dialihkan ke 3 SPBE Usai Kebakaran Indogas
“Kaya kabut, jalanan sudah penuh gas. Bau gas juga sudah tercium,” ungkapnya.
Melihat situasi tersebut, warga segera melakukan evakuasi mandiri untuk menyelamatkan diri dan keluarga dari potensi bahaya yang lebih besar.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBE terkait penyebab pasti kejadian maupun bentuk tanggung jawab terhadap warga terdampak.***




