POJOKSATU.id - Puluhan pemuda yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Pemuda Peduli Indonesia Kota Bekasi melakukan penolakan dan juga pengadangan aksi longmarch yang dilakukan massa buruh menuju ke Jakarta, Selasa, 8 Agustus 2023.

Mereka mengadang massa buruh yang berjalan dari Omah Buruh di Kawasan EJIP, Cikarang Selatan, dan berencana menuju ke Jakarta.

Aksi tersebut mereka lakukan di Simpang Unisma, tepatnya di Jalan Cut Meutia, Kecamatan Bekasi Timur.

Baca Juga: Riden Hatam Azis, Calon Bupati Bekasi dari Partai Buruh Siap Berjuang

Mereka menggelar spanduk-spanduk sebagai bentuk penolakan aksi buruh yang akan dilakukan di Jakarta.

Salah satu spanduk yang dibentangkan para pemuda tersebut yakni "Tolak People Power" yang digadang-gadang menjadi gerakan para buruh tersebut.

Akan tetapi, para buruh yang melihat aksi puluhan pemuda Bekasi tersebut tak merespons,. Malah para buruh tersebut menyalami para masa aksi dan memberikan semangat.

Koordinasi aksi massa, Adnan, menyebutkan aksi People Power yang digaungkan oleh buruh tersebut bisa memecah belah bangsa Indonesia.

"Kebebasan berekspresi dipelintir atau dipolitisir dengan gerakan yang dapat memecah belah bangsa Indonesia," ucap Adnan kepada awak media, Selasa, 8 Agustus 2023.

Baca Juga: Peringati Hari Buruh, BP Jamsostek Bekasi Cikarang Bagikan Sembako kepada Pekerja

Para buruh dari wilayah Bandung Jawa Barat, akan melakukan aksi demontrasi di Jakarta, untuk mendesak pemerintah mencabut Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) dan sejumlah peraturan yang dianggap tidak pro rakyat.

Dia menilai bahwa gerakan People Power yang digaungkan oleh para buruh tersebut sudah ramai di Media Sosial, hal ini bisa merusak bangsa Indonesia.

"Apalagi saat ini seperti tahun politik, adanya gerakan People Power itu sendiri dapat merusak ke depannya," demikian kata dia.***