BEKASI.POJOKSATU.id – Selain fokus pada pembangunan fisik, Pemerintah Kota Bekasi juga memperhatikan aspek sosial dalam proyek revitalisasi Sungai Kayuringin, Bekasi Selatan.

Wali Kota Tri Adhianto menjelaskan bahwa Pemkot bekerja sama dengan Bank Jabar Banten (BJB) untuk melakukan pendataan dan pembinaan pedagang yang sebelumnya berjualan di bantaran sungai.

Melalui pembentukan paguyuban resmi, para pedagang akan memperoleh identitas usaha dan akses layanan perbankan, sekaligus diarahkan ke lokasi usaha yang lebih tertib dan terorganisir.

“Kita ingin memastikan tidak ada lagi pedagang liar setelah penataan selesai. Semua akan terdata dan dibina melalui paguyuban agar lingkungan tetap rapi dan pedagang tetap bisa berusaha,” ujar Tri, Selasa, 21 Oktober 2025.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Revitalisasi Sungai Kayuringin, Target Rampung Akhir 2025

Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan sosial Pemkot Bekasi, yang tidak hanya menata kawasan secara fisik, tetapi juga menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat sekitar.

Pemkot berharap, model kolaborasi ini dapat menjadi contoh sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang tertib, produktif, dan berkelanjutan.***