BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyampaikan apresiasi atas kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) yang dianggap sebagai bukti nyata kehadiran negara dalam mewujudkan keadilan sosial dan ekonomi bagi seluruh masyarakat.
Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, saat memberikan pidato pada acara Peningkatan Kapasitas Layanan Kewirausahaan bagi Tenaga Kerja Khusus sekaligus penandatanganan MoU antara Kemenaker dengan Job Portal di Cevest BPKK Bekasi.
Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli, Dirjen Binapenta Darmawansyah, serta Kepala BPKK Bekasi Dini Antari.
Dalam sambutannya, Abdul Harris menjelaskan bahwa pelatihan kewirausahaan bagi kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas dan lansia, merupakan bentuk sinergi nyata antara Kemenaker dan Pemkot Bekasi. Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata sekaligus meningkatkan daya saing peserta.
Baca Juga: Siswa SMAN 14 Bekasi Pertanyakan Penggunaan Dana BOS dan Infak Pembangunan Masjid
Ia menegaskan, Pemkot Bekasi berkomitmen menjadikan daerahnya sebagai kota inklusi yang ramah bagi semua kalangan.
“Pemkot Bekasi berkomitmen mewujudkan kota inklusi yang ramah bagi semua kalangan. Program pelatihan ini semoga memberi manfaat, dan kami berterima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada warga Bekasi,” ujar Abdul Harris.
Wakil Wali Kota menambahkan, pelatihan tersebut tidak boleh hanya sebatas seremoni, melainkan harus berkesinambungan dengan pendampingan, pemantauan, dan evaluasi, agar alumni pelatihan dapat berkembang menjadi pengusaha sukses di masa depan.
Baca Juga: Polisi Sebut Live Medsos Jadi Pemicu Partisipasi Massa Demo
Di sela acara, Abdul Harris tampak berinteraksi hangat dengan peserta, memberikan semangat, sekaligus mengunjungi serta berbelanja di stand UMKM yang dikelola penyandang disabilitas dan lansia.***




