BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota Bekasi kembali melakukan rotasi dan penataan jabatan pada struktur birokrasi pemerintahan. Sebanyak 38 pejabat struktural Eselon 3 dan 4 resmi dilantik pada Kamis, 27 November 2025, sebagai bagian dari perombakan organisasi di lingkungan Pemkot.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menegaskan, rotasi ini dilakukan untuk mengisi posisi yang kosong sekaligus penyegaran organisasi, agar birokrasi dapat bergerak lebih lincah dan cepat dalam merespons kebutuhan masyarakat.

Tri menekankan bahwa mutasi bukan sekadar agenda administratif, melainkan langkah strategis guna melengkapi formasi yang sebelumnya telah disusun dalam mutasi pada hari-hari sebelumnya.

Baca Juga: Profil dan Harta Kekayaan Dirut Perumda Tirta Patriot, Viral Karena Tertidur saat Rapat

"Pelantikan ini bukan sekadar rutinitas kepegawaian, melainkan upaya strategis untuk melengkapi formasi yang telah disusun pada mutasi hari sebelumnya," ujar Tri pada hari pelantikan, Kamis.

Menurutnya, tujuan rotasi sangat jelas, yakni memastikan setiap OPD memiliki tim yang lengkap dan solid, sehingga mampu bergerak lebih cepat dalam menjalankan program daerah.

"Jadi, mudah-mudahan organisasi akan bergerak lebih cepat dan solid,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa soliditas birokrasi menjadi kebutuhan mendesak, mengingat tantangan pelayanan publik makin kompleks. Oleh karena itu, jabatan strategis tidak boleh dibiarkan kosong terlalu lama agar tidak menghambat akselerasi program.

Baca Juga: Wali Kota Bekasi Pimpin Mediasi Eks Karyawan vs Damai Putra Group, Pastikan Hak Pekerja dan Iklim Usaha Seimbang

Menilik waktu efektif anggaran 2025 yang hanya menyisakan satu bulan, Tri meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk langsung bekerja dan menekan gas sejak awal.

“Saya berharap seluruh langsung tancap gas untuk bekerja, mengingat waktu efektif di tahun anggaran 2025 tinggal menyisakan satu bulan,” demikian kata dia.***