BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota Bekasi berencana menertibkan bangunan yang berdiri di sempadan Kali Bekasi sebagai bagian dari persiapan pembangunan tanggul permanen.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi, Idi Sutanto, menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk mendukung proyek pembangunan tanggul yang akan dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane.
“Jadi Pemkot tahun ini akan menertibkan bangunan-bangunan di wilayah itu. Nantinya dibangun tanggul permanen oleh Balai Cilicis,” kata Idi.
Ia menjelaskan pembangunan tanggul permanen di sepanjang Kali Bekasi merupakan proyek multi-years yang dapat memakan waktu hingga sekitar satu tahun, bergantung pada kesiapan lahan setelah proses penertiban selesai.
Baca Juga: Satpol PP Bekasi: Penyelenggaraan Ketertiban Umum Berdampak Nyata untuk Stabilitas Wilayah
Idi juga mengungkapkan bahwa proses penertiban sempat menghadapi keberatan warga di kawasan Lotte Margajaya hingga dilaporkan ke Komnas HAM.
“Kemarin waktu kita mau nertibin yang di Lotte Margajaya ada warga lapor ke Komnas HAM sehingga kami dipanggil. Dan kami jelaskan Pemerintah Kota Bekasi pasti memikirkan masyarakat yang lebih luas, karena kalau enggak terbangun tanggul pasti ke mana-mana banjirnya,” ungkapnya.
Meski demikian, di beberapa lokasi seperti Gang Mawar dan Kartini, warga disebut sudah bersedia mundur untuk mendukung pembangunan tanggul permanen di bantaran Kali Bekasi.
“Dan memang beberapa lokasi yang di Gang Mawar, Kartini, kemarin atas hasil tinjauan ke Pak Wali mereka sudah mau mundur. Mau mundur untuk dibangun tanggul permanen,” katanya. (adv)




