BEKASI.POJOKSATU.id -  Pemerintah Kota Bekasi meluncurkan Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) sebagai solusi bagi siswa yang tidak lolos seleksi masuk SMP negeri dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Program tersebut dijalankan melalui kerja sama antara Pemkot Bekasi dan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi guna memastikan peserta didik tetap memperoleh akses pendidikan.

Sekretaris BMPS Kota Bekasi, Ayung Sardi Dauly, menjelaskan bahwa pada tahun pertama pelaksanaan, RSSG diprioritaskan bagi peserta yang mendaftar melalui jalur afirmasi dan domisili.

“Untuk tahun ini, program rintisan sekolah swasta gratis ini hanya akan mengakomodir SPMB di jalur afirmasi dan domisili,” kata Ayung, Jumat, 19 Juni 2026.

Baca Juga: 900 Peserta Meriahkan Lomba Kreasi Lansia Kota Bekasi, Wadah Ekspresi dan Produktivitas di Usia Senja

Siswa yang tidak diterima di SMP negeri melalui dua jalur tersebut nantinya akan dialihkan ke sekolah swasta yang telah menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah. Namun, kapasitas penerimaan setiap sekolah tetap dibatasi.

“Itu pun setiap sekolah hanya maksimum 70 siswa saja,” ujarnya.

Hingga saat ini, sebanyak 61 sekolah swasta telah bergabung dalam program RSSG yang tersebar di berbagai wilayah Kota Bekasi. Jumlah tersebut masih sekitar 20 persen dari total 256 sekolah swasta yang ada di Kota Bekasi.

Menurut Ayung, program ini bertujuan memastikan tidak ada siswa yang kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan hanya karena tidak tertampung di sekolah negeri.

Baca Juga: PAD Kota Bekasi Tembus Rp1,6 Triliun, Pemkot Pastikan Tetap Stabil di Tengah Fluktuasi Rupiah

“Tujuan utama program ini adalah memastikan anak-anak tetap mendapatkan akses pendidikan meski tidak diterima di sekolah negeri,” katanya.***