BEKASI.POJOKSATU.id - Pengelola Pasar Baru Bekasi memastikan kapasitas tempat usaha masih mencukupi untuk menampung para pedagang kaki lima (PKL) yang direlokasi dari Jalan M. Yamin ke dalam kawasan pasar.
Direktur Utama PT Mitra Patriot, David Rahardja, mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan terhadap seluruh ruang usaha yang masih tersedia. Berdasarkan hasil inventarisasi tersebut, terdapat sekitar 300 lokasi yang siap ditempati para pedagang.
"Berdasarkan data dan layout valid yang kami miliki, ketersediaan tempat masih sangat mencukupi," ujar David, Rabu, 2 September 2026.
Ia menjelaskan, ruang usaha yang tersedia terdiri dari sekitar 140 los atau kios di area basement Blok 2 Pasar Baru, serta sekitar 160 titik di kawasan rooftop.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Tertibkan 350 Lapak PKL di Pasar Baru, Pedagang Direlokasi ke Dalam Pasar
Dengan jumlah tersebut, pengelola optimistis seluruh PKL Jalan M. Yamin yang terdata dapat ditampung di dalam area Pasar Baru.
David menegaskan, kondisi tersebut sekaligus membantah anggapan yang menyebut tidak tersedia lokasi bagi pedagang yang direlokasi.
"Dengan ketersediaan tersebut, seharusnya tempat bukan lagi menjadi dasar penolakan terhadap relokasi," katanya.
Selain menyediakan lokasi usaha, PT Mitra Patriot juga menyatakan siap mendampingi proses perpindahan pedagang. Pendampingan itu mencakup bantuan dalam memilih hingga menempati lokasi usaha yang masih kosong agar proses relokasi berjalan tertib.
Menurut David, langkah tersebut bertujuan memberikan kepastian kepada para pedagang mengenai tempat usaha baru mereka setelah tidak lagi berjualan di Jalan M. Yamin.
Baca Juga: Selebgram Vilmei Laporkan Dugaan Penggelapan Rp1,2 Miliar, Uang Hasil Konten TikTok Selama 7 Tahun
Relokasi PKL merupakan bagian dari program penataan kawasan Pasar Baru Bekasi yang dilakukan pemerintah untuk mengembalikan fungsi ruang publik sekaligus menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertata.***




