BEKASI.POJOKSATU.id - Polres Metro Bekasi Kota merangkul 98 kepala SMA negeri dan swasta se-Kota Bekasi guna memperkuat mitigasi kerawanan di kalangan siswa. Sinergi ini direalisasikan melalui penguatan program Jaga Pelajar yang diselenggarakan di Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah III Jawa Barat pada Kamis, 17 September 2026.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Putu Kholis Aryana, mengungkapkan bahwa para pelajar kini dihadapkan pada beragam ancaman, mulai dari ajakan tawuran, balap liar, jeratan narkotika, hingga risiko keterlibatan tindak pidana.

“Pencegahan tidak boleh menunggu sampai peristiwa terjadi,” kata Putu, Kamis 17 September 2026.

Putu menekankan pentingnya deteksi dini secara terpadu antara sekolah, orang tua, dan kepolisian dalam mengawasi perubahan perilaku, disiplin, aktivitas luar sekolah, hingga interaksi pelajar di media sosial. Langkah cepat dan penanganan presisi dinilai krusial sebelum timbulnya aksi kriminalitas anak.

Baca Juga: Laga Adhyaksa FC vs Persikad di Stadion Patriot, Polres Metro Bekasi Kota Terjunkan 240 Personel Gabungan

Selain bahaya pergaulan fisik, ancaman konten kekerasan di ruang digital turut menjadi perhatian serius.

Wakil Kepala Tim Pencegahan Satgaswil DKI Jakarta Densus 88 AT Polri, Iptu Lutfi Okto Wibowo, menyoroti pentingnya penguatan literasi digital di lingkungan sekolah untuk menangkal pengaruh komunitas daring ekstrem, seperti True Crime Community (TCC).

“Ketahanan sekolah dimulai dari keteladanan, pendidikan karakter, serta kemampuan bersama dalam mengenali dan mencegah penyebaran paham yang mendorong kebencian maupun kekerasan,” ujar Lutfi.

Langkah kolaboratif ini disambut positif oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jawa Barat, Dr. Hj. Rina Parlina. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah tidak dapat bekerja sendirian dalam membentengi siswa tanpa adanya dorongan dari aparat penegak hukum dan elemen masyarakat.

Baca Juga: Tinjau KWT dan UMKM di Bekasi Jaya dan Pengasinan, Wiwiek Hargono Dorong Potensi Lokal Tembus Pasar Luas

“Para pendidik memiliki tanggung jawab besar, tetapi kami tidak dapat berjalan sendiri,” kata Rina.

Melalui sinergi berkelanjutan ini, Polres Metro Bekasi Kota beserta pemangku kepentingan sektor pendidikan berkomitmen menghadirkan langkah nyata yang terukur demi mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.

“Menjaga anak berarti menjaga masa depan bangsa,” tegas Putu menutup arahannya.***