BEKASI.POJOKSATU.ID - PT Pertamina Lubricants kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong kemandirian pelaku usaha bengkel melalui pelaksanaan phase out Enduro Entrepreneurship Program (EEP) Batch 2018.

Tahun ini, tahapan phase out dilakukan terhadap Bengkel Sirrul 3113 Enduro yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat.

Sebagai salah satu bengkel binaan yang dinilai telah berhasil berkembang dan siap berdiri secara mandiri.

Baca Juga: Telkom Perkuat Pendidikan Vokasi di Bekasi, SMK Talenta Bangsa Rasakan Manfaatnya

Phase out program ini dilaksanakan secara simbolis oleh Community Development Officer (CDO) SR III PT Pertamina Lubricants kepada PIC Bengkel Sirrul 3113 Enduro.

Momentum tersebut menandai berakhirnya masa pendampingan intensif yang telah dijalani bengkel sejak bergabung dalam Enduro Entrepreneurship Program.

Tahapan phase out bukan sekadar seremoni pelepasan, melainkan bentuk pengakuan atas keberhasilan bengkel binaan.

Baca Juga: Malam Tahun Baru 2026, Pemkab Bekasi Larang Petasan dan Kembang Api

Dalam meningkatkan kapasitas usaha, profesionalisme, serta keberlanjutan operasional.

Selama masa pembinaan, bengkel peserta EEP mendapatkan pendampingan menyeluruh, mulai dari peningkatan keterampilan teknis, manajemen usaha, hingga penguatan layanan pelanggan.

Sebagai dukungan akhir, PT Pertamina Lubricants turut menyerahkan bantuan tambahan secara simbolis.

Baca Juga: Libur Nataru, KAI Catat 6.146 Penumpang Berangkat dari Stasiun Bekasi

Yang berupa peralatan penunjang bengkel, spanduk produk, seragam mekanik, merchandise pelanggan, serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya.

Bantuan ini diharapkan dapat semakin memperkuat kualitas layanan Bengkel Sirrul 3113 Enduro.

Serta meningkatkan daya saing usaha di tengah ketatnya persaingan industri bengkel otomotif.

PIC Bengkel Sirrul 3113 Enduro, Ziane Achmad Ramadhan, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas pendampingan yang telah diberikan selama menjadi mitra binaan Pertamina Lubricants.

Menurutnya, Enduro Entrepreneurship Program memberikan dampak nyata terhadap perkembangan usaha bengkel yang dikelolanya.

Baca Juga: Jasa Marga Catat Arus Kendaraan Tertinggi selama Libur Nataru di GT Cikampek Utama

Zianae mengatakan, Kami sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari program binaan Pertamina. Selama mengikuti Enduro Entrepreneurship Program.

"Kami mendapatkan banyak pengalaman, penambahan keterampilan, serta dukungan yang sangat berarti untuk pengembangan bengkel kami hingga bisa mandiri seperti sekarang,” ungkap Ziane, dikutip dari Radar Bekasi, 26 Desember 2025.

Ia menambahkan, berbagai pembekalan yang diberikan selama program membantu bengkel dalam meningkatkan kualitas layanan, kepercayaan pelanggan.

Baca Juga: Banjir di Kota Bekasi Rendam Tiga Kecamatan, Ketinggian Air Capai 135 Sentimeter

Tidak hanya itu, tentunya pengelolaan usaha yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan phase out ini, PT Pertamina Lubricants menegaskan bahwa Enduro Entrepreneurship Program tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan jangka pendek.

Tetapi berfokus pada penciptaan pelaku usaha bengkel yang tangguh, berdaya saing, dan siap berkembang secara mandiri.

Keberhasilan Bengkel Sirrul 3113 Enduro menjadi bukti nyata bahwa pembinaan berkelanjutan mampu mendorong pertumbuhan UMKM otomotif.

Sekaligus memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal.***