BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengawali rangkaian apel pagi dengan menggelar doa bersama yang melibatkan seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemkot Bekasi pada Senin, 14 September 2026.

Prosesi doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi ini dilaksanakan sebagai bentuk solidaritas dan empati atas berbagai insiden kemanusiaan.

Fokus doa bersama ditujukan bagi para ASN di Kabupaten Jayawijaya, Papua, yang gugur dalam menunaikan tugas negara. Pemkot Bekasi menyampaikan duka cita mendalam atas pengabdian terbaik para ASN tersebut.

Baca Juga: Pengendara Motor Tertimpa Pohon Tumbang di Kemang Pratama Bekasi, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Selain itu, doa juga dilantunkan untuk para jurnalis dan awak speedboat Aruphadatu yang hilang di perairan Selat Sunda, serta seluruh penumpang yang menjadi korban insiden KM Virgo Transport 8.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, menegaskan bahwa kepedulian sosial harus selalu melekat dalam jiwa setiap aparatur pemerintah.

“Di tengah berbagai aktivitas pemerintahan, kita tidak boleh melupakan saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Hari ini kita bersama-sama mendoakan mereka yang gugur dalam menjalankan tugas negara, saudara-saudara kita yang masih dalam pencarian, serta seluruh korban dan keluarga yang terdampak,” tutur Tri.

Dalam momentum apel tersebut, Pemkot Bekasi juga melepas 24 siswa-siswi SMAN 10 Kota Bekasi yang akan bertarung di ajang internasional World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2026 di Malaysia.

Baca Juga: Terima Hibah Tanah Rp3,65 Miliar dari KPK, Pemkot Bekasi Siapkan Polder Air Pengendali Banjir di Jatiasih

Di sisi lain, apresiasi juga diberikan kepada para pemenang Podcast Competition 2026 tingkat pelajar serta penyerahan empat penghargaan dari BKN Regional III kepada BKPSDM Kota Bekasi atas prestasi efisiensi tata kelola kepegawaian digital.***