BEKASI.POJOKSATU.id - Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad belum memiliki rencana untuk program 100 hari kedepan sebagai penjabat Wali Kota Bekasi.
Gani masih memikirkan soal konsolidasi internal terlebih dahulu dan belum tentang yang lainnya.
Karena, PNS Kementerian Dalam Negeri itu akan menentukan prioritas dalam menyelesaikan masalah di Kota Bekasi.
Baca Juga: Mengenal Raden Gani Muhammad, Pj Wali Kota Bekasi Pengganti Tri Adhianto
"Nanti kita menentukan skala prioritas mana yang harus segera diselesaikan," jelas dia.
Dia meminta aparatur di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi agar bisa bekerja sama dalam satu komando.
Gani menyatakan adapun bentuk kerja sama tersebut, diantaranya mengatasi setiap pekerjaan rumah, pasca transisi masa kepemimpinan daerah.
Baca Juga: Raden Gani Muhammad Dilantik Jadi Pj Wali Kota Bekasi
"Saya mohon support, saya mohon dukungan. Mari kita sama-sama kerja, mari kita kerja sama. Saya yakin dengan kita bersama, kerja sama, kerja bersama semua permalasahan yang kita hadapi ini menjadi kecil," ucap dia.
Gani juga akan optimalisasi Sumber Daya Manusia (SDM) pegawai Pemkot Bekasi, agar bisa bekerja dan berjalan secara masif.
"Saya mempunyai kekuatan besar, jumlah ASN dan Supporting Staf yang ada di Kota Bekasi ini 23 ribu orang," kata Gani.
"Dengan jumlah aset yang sangat besar, dengan SDM yang sangat besar menjadi pertanyaan besar juga, kalau kita tidak bisa menyelesaikan permalasahan-permasalahan," demikian kata dia.***




